Kerangka Manusia Ditemukan di Naioni Kupang, Polisi Selidiki Identitas
Kerangka diduga tulang manusia ditemukan di sebidang tanah milik warga di Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Kamis, 17 September 2026.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Kupang — Kerangka diduga tulang manusia ditemukan di Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak, Kota Kupang, pada Kamis, 17 September 2026. Polisi telah mengevakuasi kerangka tersebut dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan penyebab kematian.
Menurut laporan media lokal, penemuan terjadi di sebidang tanah milik warga di wilayah RT 04/RW 02 Kelurahan Naioni. Warga sekitar digegerkan setelah aparat kepolisian menemukan pakaian dan tas di lokasi bersama kerangka dalam kondisi tidak lengkap.
Penemuan berawal ketika dua anggota Polri di sekitar lokasi melihat seekor anjing mendekati sehelai pakaian berwarna hijau. Dari pemeriksaan awal di tempat kejadian, polisi menemukan pakaian, tas berwarna biru yang warnanya telah memudar, serta bagian-bagian tulang yang diduga kerangka manusia.
Pemeriksaan polisi di lokasi
Kapolsek Alak AKP I Ketut Setiasa membenarkan temuan kerangka tersebut dalam keterangan yang disampaikan pada Sabtu, 19 September 2026. Menurut dia, laporan awal dari dua anggota Polri diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Kupang Kota sebelum petugas mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Petugas Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Kupang Kota kemudian mengevakuasi kerangka ke dalam kantong jenazah untuk pemeriksaan lebih lanjut. Di lokasi, polisi juga menemukan sebuah kartu tanda penduduk (KTP) yang diduga berkaitan dengan kerangka tersebut, tetapi identitas belum dipastikan secara resmi.
AKP I Ketut Setiasa menyatakan, kepolisian telah melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara, olah TKP, mengamankan barang yang ditemukan, dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan kronologi peristiwa secara jelas. Polisi masih menelusuri kemungkinan adanya keluarga yang terkait dengan temuan tersebut.
Identitas korban dan dugaan sebab kematian
Hingga Sabtu, 19 September 2026, kepolisian belum menyampaikan keterangan yang memastikan identitas kerangka maupun penyebab kematian. Temuan KTP di lokasi masih memerlukan proses identifikasi dan pemeriksaan lanjutan sebelum dapat dihubungkan dengan kerangka yang ditemukan.
Media yang melaporkan peristiwa ini menyebut kerangka dalam kondisi tidak lengkap, namun tidak merinci lebih jauh bagian tulang yang ditemukan atau kondisi fisiknya. Belum ada informasi terbuka mengenai hasil pemeriksaan medis maupun forensik atas kerangka tersebut.
Karena identitas dan sebab kematian belum dipastikan, aparat belum menyatakan apakah peristiwa ini terkait tindak pidana atau tidak. Kepolisian menegaskan bahwa rangkaian pemeriksaan lanjutan masih berlangsung.
Penyelidikan berlanjut
Temuan kerangka di Naioni menambah daftar kasus penemuan tulang manusia di wilayah Kupang yang tengah ditangani aparat sepanjang September 2026. Namun, kasus di Kelurahan Naioni dan penemuan lain di Hutan Batfao, Desa Nekbaun, Amarasi Barat, merupakan kejadian yang berbeda lokasi dan kronologi.
Polisi di Kupang menyatakan akan melanjutkan penyelidikan untuk memastikan identitas kerangka di Naioni dan mengungkap kronologi peristiwa. Pemeriksaan terhadap barang-barang yang ditemukan di lokasi, termasuk pakaian, tas, dan KTP, menjadi bagian dari upaya tersebut.
Warga yang merasa kehilangan anggota keluarga di wilayah Kupang diimbau untuk berkoordinasi dengan kepolisian jika memiliki informasi yang relevan dengan temuan di Naioni. Pencocokan identitas tetap harus melalui prosedur resmi agar tidak menimbulkan kesimpulan keliru.
Sumber
Berita berikutnya
Polres Alor Tangani Dua Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak
Kepolisian Resor Alor menangani dua perkara kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

