NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

Mayana Saleky Raih Miss Pre-Teen Culture Universe 2026 di Kuala Lumpur

Siswi SMA Negeri 1 Rote Tengah, Mayana Tysellanata Saleky, meraih gelar Miss Pre-Teen Culture Universe 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 4 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Sei daging ayam khas Rote, Nusa Tenggara Timur.
Foto arsip: Sei daging ayam khas Rote, Nusa Tenggara Timur. · Foto: Risanprasetyo /Febri Ady Prasetyo / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Rote Ndao — — Mayana Tysellanata Saleky, siswi SMA Negeri 1 Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, meraih gelar Miss Pre-Teen Culture Universe 2026 dalam ajang budaya internasional di Kuala Lumpur, Malaysia.

Ia tampil sebagai delegasi Indonesia dengan mengusung kostum bertajuk Diversity: The Face of Indonesia dan memperkenalkan berbagai unsur budaya Nusa Tenggara Timur di depan peserta dari sejumlah negara.

Prestasi ini memperpanjang kiprah Mayana dalam penguatan literasi dan promosi budaya. Sebelumnya, ia menyandang gelar Remaja Putri Literasi Budaya Indonesia 2025 dalam ajang nasional di Yogyakarta.

Dari kelas di Rote Tengah ke panggung internasional

Menurut laporan News Daring, Mayana merupakan siswi kelas XI SMA Negeri 1 Rote Tengah yang aktif dalam kegiatan literasi dan budaya di sekolah dan lingkungan sekitarnya.

Media lokal Rote dan Kupang memberitakan bahwa dukungan berbagai pihak mengiringi perjalanan Mayana dari panggung nasional ke ajang internasional di Kuala Lumpur.

RRI Kupang menulis, dukungan Nihi Rote & Hospitality Academy turut mengantarkan Mayana mengukir prestasi hingga panggung dunia. Pos Kupang menyebut dukungan tokoh daerah, termasuk anggota DPR RI asal Rote Ndao, dalam proses keberangkatan Mayana ke kompetisi tersebut.

Membawa identitas budaya NTT

Dalam penampilannya di Kuala Lumpur, Mayana membawa perpaduan unsur budaya dari Rote Ndao dan Flores.

RRI Kupang melaporkan, Mayana tampil dengan songket Manggarai, Sasando, serta tenunan Rote Ndao sebagai busana dan atribut utama. News Daring menulis, perpaduan budaya Rote Ndao dan Flores menjadi identitas penampilan Mayana di ajang Miss Pre-Teen Culture Universe 2026.

Pos Kupang menambahkan, Mayana mengenakan mahkota bulan sabit khas perempuan Rote, Bula Molik, sebagai bagian dari kostum nasional yang dibawanya. Kostum bertema Diversity: The Face of Indonesia memadukan simbol-simbol budaya Indonesia Timur ke dalam rancangan modern.

Mayana mengungkapkan kepada RRI bahwa keunikan penampilannya terletak pada perpaduan dua budaya dari NTT, yaitu songket Manggarai, Sasando, dan tenunan Rote Ndao. Menurutnya, kombinasi tersebut menjadi kekuatan penampilan dan cara untuk memperkenalkan keragaman budaya NTT kepada audiens internasional.

Dukungan dan sambutan di sekolah

RRI Kupang dan Pos Kupang memberitakan, dukungan Nihi Rote & Hospitality Academy kepada Mayana telah berjalan sejak ia mengikuti Pemilihan Putra-Putri Literasi Budaya Indonesia 2025 di Yogyakarta.

Perusahaan tersebut, bersama sejumlah pihak di Rote Ndao, disebut memberikan pendampingan dalam pengembangan kapasitas, persiapan penampilan, dan promosi budaya yang dibawa Mayana. Detail teknis dukungan tidak dijabarkan dalam pemberitaan, tetapi kedua media menekankan peran kolaborasi antara sekolah, dunia usaha, dan tokoh daerah.

Setelah meraih gelar Miss Pre-Teen Culture Universe 2026, Mayana kembali ke SMA Negeri 1 Rote Tengah dan disambut oleh keluarga besar sekolah. RRI dan Pos Kupang melaporkan bahwa Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, memanfaatkan momen tersebut untuk mendorong pelajar di Rote Ndao berani bermimpi dan mengembangkan potensi.

Wakil Bupati menilai capaian Mayana menjadi bukti bahwa pelajar dari wilayah 3T dapat bersaing di panggung internasional jika mendapat kesempatan dan dukungan yang memadai.

Jejak prestasi literasi dan budaya

Selain gelar di Kuala Lumpur, beberapa media mencatat kiprah Mayana dalam kegiatan literasi budaya di Rote Ndao.

ROLLE.id menulis bahwa Mayana, siswi kelas XI SMA Negeri 1 Rote Tengah, sukses menyandang gelar Remaja Putri Literasi Budaya Indonesia 2025. Universitas Terbuka dan RRI sebelumnya menampilkan Mayana dalam kegiatan literasi dan diskusi budaya yang melibatkan generasi muda.

Dalam berbagai kesempatan, Mayana menyampaikan pentingnya peran generasi muda sebagai penjaga nilai budaya lokal dan memanfaatkan media digital untuk memperkenalkan tradisi kepada khalayak lebih luas.

Bagi SMA Negeri 1 Rote Tengah, sebagaimana tergambar dalam pemberitaan RRI dan Pos Kupang, perjalanan Mayana dipandang sebagai contoh bahwa pendidikan, pengembangan bakat, dan promosi budaya dapat berjalan beriringan. Sekolah berharap pengalaman tersebut menginspirasi siswa lain untuk mengembangkan kemampuan dan tetap terhubung dengan akar budaya daerah.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.