NTT Hari Ini

Sabtu, 31 Oktober 2026

Bupati Sumba Timur Resmikan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak

Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali meresmikan UPTD PPA di Kambajawa, Waingapu, pada 29 Oktober 2026. Unit ini ditujukan untuk memperkuat layanan korban kekerasan.

Oleh

· 2 menit baca

Waingapu — Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, meresmikan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) pada Kamis, 29 Oktober 2026. Unit layanan itu berada di Jalan H. Adam Malik, Kambajawa, Kota Waingapu.

Peluncuran UPTD PPA mendapat apresiasi dari pemerhati perempuan dan anak. Unit tersebut diharapkan memperkuat pencegahan serta penanganan korban kekerasan seksual di Sumba Timur. Layanan juga perlu berjalan dengan pendekatan yang aman dan ramah anak.

UPTD PPA akan menjadi unit khusus untuk membantu penanganan perempuan dan anak yang membutuhkan perlindungan. Pemerhati menekankan pentingnya lingkungan yang aman karena tempat itu nantinya dapat menampung korban kekerasan.

UPTD PPA memperkuat layanan bagi korban di Sumba Timur

Kehadiran unit ini penting bagi pembaca di Pulau Sumba karena akses pengaduan, pendampingan, dan penanganan korban dapat dilakukan melalui layanan khusus di Waingapu. Penguatan pencegahan juga diperlukan agar edukasi tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak menjangkau masyarakat hingga desa.

UPTD PPA merupakan lembaga layanan daerah untuk perlindungan perempuan dan anak. Tugasnya mencakup pengaduan masyarakat, penjangkauan korban, pengelolaan kasus, penampungan sementara, mediasi, dan pendampingan korban. Layanan tersebut dijalankan di bawah dinas yang menangani urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Peluncuran ini berlangsung saat perhatian terhadap kasus kekerasan di Sumba Timur meningkat. Dalam laporan lain pada acara yang sama, Ketua Yayasan Sumba Integrated Development menyebut sejak 2017 hingga 2026 terdapat 500 anak dan perempuan yang menjadi korban kekerasan di Sumba Timur. Sebanyak 72 persen disebut merupakan kasus kekerasan seksual.

Unit di Kambajawa diharapkan menangani kasus secara terkoordinasi, cepat, dan tepat. Pemulihan korban juga memerlukan kerja sama berbagai pihak serta dukungan sumber daya yang memadai.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Sumba

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.