Johni Asadoma Tekankan Jam Belajar Masyarakat di Alor
Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menekankan kembali Gerakan Jam Belajar Masyarakat di Desa Tamanapui, Alor, pada 28 Oktober 2026. Jam belajar berlangsung pukul 18.00–19.30 WITA.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Alor — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma kembali menekankan Gerakan Jam Belajar Masyarakat pada Rabu, 28 Oktober 2026, di Desa Tamanapui, Kabupaten Alor.
Penekanan tersebut disampaikan saat Johni menghadiri peresmian dan pentahbisan Gedung Gereja GMIT Polycarpus Tamanapui, Klasis Alor Tengah Selatan. Ia menyatakan pembangunan rumah ibadah perlu berjalan seiring dengan pembangunan sumber daya manusia, penguatan pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Gerakan Jam Belajar Masyarakat mengajak setiap keluarga menyediakan waktu khusus bagi anak-anak untuk belajar di rumah pada pukul 18.00–19.30 WITA. Johni meminta orang tua, gereja, dan masyarakat mendukung pelaksanaannya dengan mengurangi aktivitas menonton televisi serta penggunaan gawai yang tidak perlu selama waktu belajar.
Jam belajar menghubungkan peran keluarga, gereja, dan sekolah
Bagi pembaca di Alor, kebijakan ini menempatkan rumah sebagai ruang penting untuk memperkuat pendidikan anak. Keluarga diharapkan menciptakan suasana yang kondusif agar anak dapat membaca, mengerjakan tugas sekolah, dan memperdalam pengetahuan.
Pesan itu juga memperluas makna pembangunan gereja. Menurut penekanan Johni, pembangunan fisik perlu disertai perhatian terhadap kualitas manusia dan ekonomi jemaat. Gereja dan masyarakat diharapkan ikut menjaga agar waktu belajar anak tidak terganggu kegiatan lain.
Gerakan tersebut berlaku pada waktu yang telah ditetapkan, yakni pukul 18.00–19.30 WITA. Penerapannya membutuhkan dukungan orang tua, gereja, dan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Bencana
Pemprov NTT Percepat Penanganan Gempa di Sumba Barat Daya
Pemprov NTT meninjau desa terdampak gempa di Sumba Barat Daya. Data hingga 14 Oktober 2026 mencatat 496 kepala keluarga dan 496 rumah terdampak serta…
Terbaru di Pendidikan

Berita utama hari ini

Baca juga




