NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

Pemkot Kupang Tangani 68 Km Jalan dengan Anggaran Rp65 Miliar

Dinas PUPR Kota Kupang menargetkan peningkatan dan perbaikan konstruksi jalan sekitar 68 kilometer pada 2026 dengan anggaran Rp65 miliar, menggunakan kombinasi konstruksi lapen, hotmix, dan beton bertulang di berbagai ruas kota.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Se'i babi, smoked pork, specialty of Kupang city, East Nusa Tenggara, Indonesia.
Foto arsip: Se'i babi, smoked pork, specialty of Kupang city, East Nusa Tenggara, Indonesia. · Foto: Gunawan Kartapranata / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

KupangPemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menargetkan perbaikan konstruksi jalan sepanjang sekitar 68 kilometer pada Tahun Anggaran 2026 dengan dukungan anggaran Rp65 miliar dari APBD kota.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Kupang Yohanes Puu menjelaskan, total panjang jalan yang ditangani tahun ini mencapai 68 kilometer, meliputi pekerjaan dengan konstruksi lapen, hotmix, dan beton bertulang di berbagai ruas kota.

Target Penanganan dan Progres Pekerjaan

Menurut laporan Akurat.co yang mengutip keterangan Yohanes Puu, pekerjaan perbaikan konstruksi jalan di Kota Kupang pada 2026 "tak sampai 70 kilometer" dan secara spesifik disebutkan mencapai 68 kilometer dengan anggaran Rp65 miliar.

Yohanes menyebut perbaikan ini tersebar di sejumlah kecamatan dan memanfaatkan pola paket pekerjaan untuk menyesuaikan kemampuan keuangan daerah di tengah efisiensi anggaran.

Ia menegaskan bahwa Dinas PUPR berupaya menjaga progres sesuai target agar ruas-ruas yang ditangani dapat dimanfaatkan masyarakat sebelum akhir tahun anggaran, meski tidak merinci satu per satu nama paket dan ruas jalan dalam pernyataannya.

Struktur Anggaran dan Jenis Konstruksi

Media lokal Expo NTT melaporkan, pemerintah kota menganggarkan sekitar Rp62 miliar pada 2026 untuk pekerjaan jalan raya, yang dibagi untuk konstruksi lapen, Hot Rolled Sheet (HRS) atau hotmix, dan beton bertulang.

Dalam keterangan tersebut dijelaskan bahwa lapen digunakan untuk menjangkau lebih banyak ruas dengan biaya lebih rendah, sedangkan hotmix dan beton dialokasikan pada ruas dengan beban lalu lintas tinggi dan kebutuhan ketahanan permukaan.

Rincian yang disampaikan memperlihatkan bahwa kebijakan konstruksi menggabungkan beberapa teknologi perkerasan jalan agar penanganan kerusakan dan peningkatan kualitas permukaan dapat disesuaikan dengan karakter tiap ruas serta kemampuan anggaran daerah.

Pekerjaan Jalan GOR dan Prioritas Ruas

Salah satu ruas yang menjadi perhatian adalah jalan di depan Gedung Olahraga (GOR) Oepoi. Laporan Timex Kupang menyebut, Pemerintah Kota Kupang bersama DPRD telah menyepakati anggaran Rp5,7 miliar untuk pembangunan jalan di depan GOR Oepoi pada anggaran murni 2026, menggunakan konstruksi rabat beton.

Pejabat Pembuat Komitmen di Dinas PUPR, Johanis Puu, menjelaskan bahwa ruas tersebut menjadi perhatian khusus Wali Kota Kupang Christian Widodo dan diupayakan segera ditender agar bisa selesai tepat waktu dan dimanfaatkan pengguna jalan.

Selain ruas GOR, Dinas PUPR juga mengelola paket-paket lain untuk pemeliharaan dan peningkatan jalan lingkungan yang tersebar di berbagai kelurahan, berdasarkan usulan masyarakat melalui musyawarah perencanaan pembangunan dan pokok pikiran DPRD.

Masa Pemeliharaan dan Tanggung Jawab Pemerintah

Dalam sejumlah keterangan mengenai proyek jalan di Kota Kupang pada tahun-tahun sebelumnya, Dinas PUPR menjelaskan bahwa setelah pekerjaan selesai dan diserahterimakan, masih terdapat masa pemeliharaan oleh kontraktor.

Setelah masa pemeliharaan berakhir, tanggung jawab perawatan beralih kepada pemerintah kota melalui Dinas PUPR, yang melanjutkan pemeliharaan rutin seperti penambalan lubang, patching aspal, dan perbaikan titik-titik yang kembali mengalami kerusakan.

Praktik tersebut menjadi pola umum dalam penanganan infrastruktur jalan di Kota Kupang, termasuk untuk paket-paket pekerjaan tahun anggaran 2026.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.