Penyaluran UMi Rote Ndao Tercatat Rp3,30 Miliar
Penyaluran pembiayaan Ultra Mikro di Kabupaten Rote Ndao mencapai Rp3,30 miliar hingga 31 Agustus 2026. Total penyaluran UMi di NTT mencapai Rp198,14 miliar dan menjangkau 35.439 debitur.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Kupang — Laporan 13 Oktober 2026 mencatat penyaluran pembiayaan Ultra Mikro (UMi) Kabupaten Rote Ndao sebesar Rp3,30 miliar dari total penyaluran di Provinsi Nusa Tenggara Timur sebesar Rp198,14 miliar hingga 31 Agustus 2026.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) NTT Budi Setyawan menyampaikan data tersebut di Kupang pada Selasa, 13 Oktober 2026. Total pembiayaan UMi di NTT disalurkan kepada 35.439 debitur.
Angka Rote Ndao merupakan bagian dari penyaluran UMi yang tersebar di kabupaten-kabupaten NTT. Laporan yang sama menyebut Kabupaten Manggarai sebagai wilayah dengan penyaluran tertinggi, yakni Rp20,03 miliar kepada 3.516 debitur. Data itu memberi konteks bahwa capaian Rote Ndao berada dalam distribusi pembiayaan antarkabupaten, bukan angka untuk seluruh wilayah kepulauan.
Data Rote Ndao menunjukkan akses pembiayaan di Pulau Rote
Bagi pembaca di Pulau Rote, angka Rp3,30 miliar menunjukkan adanya aktivitas pembiayaan UMi di Kabupaten Rote Ndao. Pembiayaan ultra mikro ditujukan untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha ultra mikro. Nilainya perlu dibaca bersama periode pengukuran, yaitu sampai 31 Agustus 2026.
Secara regional, penyaluran terbesar berada di Kabupaten Manggarai di Pulau Flores. Laporan juga mencatat penyaluran UMi melalui PT Permodalan Nasional Madani sebesar Rp165,91 miliar kepada 30.190 debitur. Informasi tersebut menjadi konteks penyaluran, sedangkan angka khusus Kabupaten Rote Ndao tetap Rp3,30 miliar.
Tidak ada keterangan lanjutan mengenai jadwal penyaluran berikutnya dalam laporan yang dirujuk.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Bencana
BMKG Duga Kabut Asap di Sejumlah Wilayah NTT Terbawa dari Papua
BMKG menyebut kabut asap di Soe, Borong, dan Ruteng pada 13 Oktober 2026 diduga terbawa angin dari Papua dan terperangkap di atmosfer bawah akibat inv…
Paling ramai di Kepulauan

Berita utama hari ini

Baca juga





