NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

PLTD Kambajawa Terbakar, PLN Pulihkan Listrik Sumba Timur

PLTD Kambajawa di dekat Kota Waingapu, Sumba Timur, terbakar pada 21 Juli 2022 dan menyebabkan pemadaman listrik luas.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Zebra Finch, nominate subspecies Taeniopygia guttata guttata.
Foto arsip: Zebra Finch, nominate subspecies Taeniopygia guttata guttata. · Foto: christoph_moning / Wikimedia Commons, CC BY 4.0

Kupang — Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Kambajawa di dekat Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, terbakar pada Kamis malam, 21 Juli 2022, dan menyebabkan pemadaman listrik luas di wilayah tersebut. PT PLN (Persero) kemudian memulihkan pasokan listrik secara bertahap ke gardu distribusi dan sejumlah kawasan di Sumba Timur.

Menurut Manajer Komunikasi PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur Ita Yupukoni, pemulihan dilakukan dengan mengoperasikan kembali mesin pembangkit secara bertahap untuk mengurangi dampak pemadaman. Ia menyatakan PLN mengambil langkah cepat agar pelayanan kepada pelanggan bisa kembali berjalan, sambil menyiapkan dukungan mesin dari luar Sumba Timur.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumba Timur, Hery Ratukore, menyebut kebakaran di PLTD Kambajawa menyebabkan listrik padam total di seluruh wilayah kabupaten pada malam kejadian. BPBD mengerahkan petugas ke lokasi untuk membantu pemadaman dan pengamanan area di sekitar pembangkit.

Pemulihan Jaringan Dilakukan Bertahap

Media lokal melaporkan PLN UP3 Sumba berhasil memulihkan 136 dari 227 gardu distribusi yang terdampak kebakaran PLTD Kambajawa hingga Jumat, 22 Juli 2022, sekitar pukul 11.00 Wita. Menurut pernyataan manajemen PLN UP3 Sumba yang dikutip, sekitar 49 persen gardu sudah kembali normal pada saat itu, sementara penormalan sisanya dilakukan secara bertahap.

PLN mengirim dan merelokasi beberapa mesin pembangkit ke Sumba Timur untuk mempercepat penormalan sistem, antara lain mobile genset dari PLTD Seba, PLTD Kupang, dan mesin dari Pulau Adonara. Sejumlah wilayah yang terdampak mulai kembali menyala pada Kamis malam, termasuk ruas kilometer 8 hingga kilometer 16, sebagian Matawai, sebagian Rada Ata, Kemalaputi, sebagian Payeti, serta beberapa fasilitas kesehatan seperti RSUD Umbu Rara Meha, RS Imanuel, dan RSK Lindimara.

Sebelumnya, pada malam kebakaran, Hery Ratukore menyebut listrik di seluruh Sumba Timur masih dipadamkan setelah peristiwa tersebut. Menurut dia, pemadaman dilakukan untuk menjaga keselamatan selama penanganan kebakaran dan pemeriksaan awal di lokasi.

Dampak Kebakaran dan Kondisi PLTD

Kebakaran terjadi di kompleks PLTD Kambajawa, sekitar tujuh hingga delapan kilometer dari pusat Kota Waingapu. Pembangkit ini merupakan salah satu pusat penyedia listrik untuk Sumba bagian timur, termasuk Kota Waingapu.

Perwakilan PLN setempat menjelaskan kepada media bahwa mesin yang terbakar adalah mesin pembangkit yang disewa, namun belum dapat merinci kapasitas mesin maupun penjelasan rinci mengenai kerusakan. Warga di sekitar lokasi kebakaran sempat mendengar beberapa kali ledakan, dan aparat keamanan dikerahkan untuk mengatur lalu lintas serta melarang warga mendekat.

PLN menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan akibat kebakaran dan meminta pelanggan bersabar selama proses pemulihan. Perusahaan menyatakan akan terus mengupayakan penormalan sampai sistem kelistrikan di Sumba Timur kembali stabil.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Manajemen PLN di Sumba menyatakan belum mengetahui penyebab pasti kebakaran mesin di PLTD Kambajawa. Hingga pernyataan-pernyataan yang termuat pada 22 Juli 2022, PLN menyebut masih menunggu laporan lengkap terkait sumber kebakaran dan tingkat kerusakan.

Informasi yang tersedia di media nasional dan lokal berfokus pada pemadaman listrik dan upaya penormalan, sementara rincian mengenai hasil investigasi teknis dan rencana jangka panjang pembenahan pembangkit belum dipublikasikan.

Sejumlah laporan lain mengenai kebijakan kelistrikan di Sumba Timur menunjukkan PLN mulai mengoptimalkan pembangkit skala besar dan energi bersih, termasuk penutupan operasi PLTD tertentu dan pengembangan pembangkit lain, namun perkembangan tersebut berada di luar peristiwa kebakaran PLTD Kambajawa pada Juli 2022.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.