Uskup Weetabula Tahbiskan Empat Imam Redemptoris
Uskup Weetabula, Mgr. Edmund Woga, mentahbiskan empat imam Kongregasi Redemptoris di Gereja Katedral Weetabula, Sumba Barat Daya, pada Rabu, 16 September 2026. Tahbisan ini menambah imam yang melayani umat Katolik di Keuskupan Weetabula.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Tambolaka — — Uskup Weetabula, Mgr. Edmund Woga, CSSR, mentahbiskan empat imam baru dalam perayaan misa di Gereja Katedral Weetabula, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Rabu, 16 September 2026, sebagaimana dilaporkan Pos-Kupang melalui kanal regional Tribunnews.com.
Menurut laporan tersebut, keempat imam baru berasal dari Kongregasi Sang Penebus Mahakudus atau Kongregasi Redemptoris. Nama mereka adalah Chrispinus Erwin Kellen, CSSR; George Glinca Jung Tena, CSSR; Juliant Pedro Claudio, CSSR; dan Bartolomeus Rowa Sogen, CSSR. Misa tahbisan berlangsung dalam suasana meriah dan khidmat, dengan partisipasi umat yang memenuhi Gereja Katedral Weetabula.
Dalam kotbahnya, Mgr. Edmund Woga berpesan agar keempat imam baru memegang teguh janji pada panggilan hidup sebagai imam Gereja Katolik. Ia menekankan pentingnya kesetiaan pada komitmen imamat dan ketekunan dalam doa untuk melayani umat. Pesan itu disampaikan di tengah rangkaian liturgi tahbisan yang menjadi puncak perjalanan panggilan keempat imam tersebut.
Data utama tahbisan yang termuat dalam laporan Pos-Kupang adalah sebagai berikut.
- Jumlah imam baru: empat orang.
- Tempat tahbisan: Gereja Katedral Weetabula, Paroki Roh Kudus Weetabula, Kabupaten Sumba Barat Daya.
- Tanggal pelaksanaan: Rabu, 16 September 2026.
Peran Imam Baru bagi Umat
Tahbisan empat imam baru Redemptoris di Katedral Weetabula menambah jumlah imam yang melayani umat Katolik di wilayah Keuskupan Weetabula. Menurut profil keuskupan yang diterbitkan lembaga gerejawi nasional, Keuskupan Weetabula menjadi salah satu pusat karya Kongregasi Redemptoris di Nusa Tenggara Timur, dengan pelayanan yang menjangkau berbagai paroki di Pulau Sumba.
Dalam beberapa tahun terakhir, Keuskupan Weetabula dan Kongregasi Redemptoris beberapa kali menyelenggarakan tahbisan imam baru di Katedral Weetabula maupun paroki lain di Sumba. Tahbisan 16 September 2026 melanjutkan pola itu, ketika Mgr. Edmund Woga kembali bertindak sebagai uskup penahbis bagi para imam Redemptoris yang akan berkarya di tengah umat.
Kehadiran imam-imam baru diharapkan memperkuat pelayanan sakramental, pendampingan iman, dan karya sosial Gereja Katolik di Sumba Barat Daya dan wilayah lain yang menjadi medan tugas mereka. Dalam peristiwa tahbisan sebelumnya di keuskupan yang sama, Provinsial Redemptoris Indonesia menegaskan bahwa penugasan imam baru diarahkan untuk menjawab kebutuhan pastoral di paroki, pusat pastoral, rumah budaya, serta karya misi di dalam dan luar negeri. Pola pengutusan seperti itu menjadi konteks bagi tahbisan empat imam baru di Weetabula pada 2026.
Kontinuitas Tahbisan di Keuskupan Weetabula
Menurut berbagai laporan media Katolik dan Redemptoris Indonesia, Mgr. Edmund Woga secara berkala menahbiskan imam baru dari Kongregasi Redemptoris di Sumba sejak beberapa tahun terakhir. Pada 2021 dan 2022, misalnya, tahbisan imam Redemptoris di Katedral Weetebula dan di keuskupan yang sama menambah jumlah imam yang siap melayani umat di Sumba dan wilayah lain. Pada 2023, Pena Katolik dan media lokal mencatat tahbisan empat imam Redemptoris di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, dengan Edmund Woga sebagai uskup penahbis.
Rangkaian tahbisan tersebut menunjukkan kesinambungan pembinaan dan pengutusan imam Redemptoris di Keuskupan Weetabula. Tahbisan empat imam baru pada 16 September 2026 di Katedral Weetabula berada dalam garis kontinuitas itu, sekaligus menandai tambahan tenaga rohani untuk layanan pastoral Gereja Katolik di Sumba.
Sumber
- POS-KUPANG via Tribunnews regional NTT
- Ensiklopedia Keuskupan Weetebula (p2k.stekom.ac.id)
- Profil Uskup Weetebula – keuskupanweetebula.org
- Sesawi.net – "Sumba, NTT: 62 Tahun Keuskupan Weetebula, CSsR Panen Enam Imam Baru"
- CSSR.news – "Eight Redemptorists were ordained to the priesthood in Indonesia"
Berita berikutnya

Pemkab Sumba Timur Revitalisasi Sekolah dan Siapkan Sekolah Terintegrasi
Dinas Pendidikan Sumba Timur menyatakan puluhan sekolah di wilayah itu tengah dibenahi melalui program revitalisasi sarana dan prasarana.
Baca juga



