NTT Hari Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026

Polres Manggarai Barat Bersihkan Pantai Pede dari 500 Kilogram Sampah

Polres Manggarai Barat mengumpulkan sekitar 500 kilogram sampah saat membersihkan Pantai Pede pada 23 Oktober 2026. Petugas juga menanam 20 bibit pohon ketapang.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pantai di Labuan Bajo, Flores.
Ilustrasi: Pantai di Labuan Bajo, Flores. · Foto: Lasthib / Wikimedia Commons, CC0

Labuan Bajo — Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat mengumpulkan sekitar 500 kilogram sampah dalam aksi bersih Pantai Pede, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, pada Jumat 23 Oktober 2026. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WITA dan melibatkan personel Polres Manggarai Barat, Batalyon B Pelopor Satuan Brigade Mobil Daerah Nusa Tenggara Timur, serta pengurus dan anggota Bhayangkari Cabang Manggarai Barat.

Petugas menyisir garis pantai dari perbatasan Laprima Hotel hingga bagian selatan Pantai Pede. Sampah yang ditemukan antara lain limbah plastik, botol minuman, sedotan, wadah makanan berbahan styrofoam, puntung rokok, serta sisa alat tangkap berupa jaring dan tali senar. Sampah tersebut dikumpulkan sedikitnya dalam 10 karung dengan perkiraan berat mencapai 500 kilogram.

Aksi dipimpin Wakapolres Manggarai Barat, AKP Sandy Pratama Putra, bersama jajaran pejabat utama Polres Manggarai Barat. Selain pembersihan, personel gabungan menanam 20 bibit pohon ketapang di sejumlah titik sepanjang Pantai Pede.

Pantai Pede Menyangga Pariwisata Labuan Bajo

Pembersihan pesisir membantu menjaga kawasan yang digunakan masyarakat dan pengunjung. Penanaman ketapang diarahkan untuk penghijauan, mengurangi risiko abrasi, serta menyediakan tempat berteduh di kawasan pantai. Upaya ini berkaitan langsung dengan keberlanjutan pariwisata Labuan Bajo.

Polres Manggarai Barat juga mengimbau pemilik kapal, anak buah kapal, pedagang, masyarakat, dan pengunjung agar tidak membuang sampah ke kawasan pesisir. Botol kaca bekas minuman keras disebut dapat membahayakan keselamatan orang lain.

Penanaman pohon dipandang sebagai bagian dari upaya jangka panjang menjaga ekosistem pesisir. Perawatan kawasan tetap membutuhkan keterlibatan pengunjung dan pelaku kegiatan di sekitar Pantai Pede agar sampah tidak kembali menumpuk.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.