NTT Hari Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026

Festival Wolobobo 2026 di Ngada Libatkan 40 UMKM

Festival Wolobobo 2026 dibuka di Bajawa pada 22 Oktober dan melibatkan 40 UMKM. Pemerintah Ngada mengaitkannya dengan promosi budaya, produk lokal, dan perjalanan Camino de Flores.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sejumlah perempuan membentangkan dan menjajakan kain tenun tradisional di pasar terbuka.
Ilustrasi: Sejumlah perempuan membentangkan dan menjajakan kain tenun tradisional di pasar terbuka. · Foto: kevin yung / Pexels

Art Center Bajawa — Pemerintah Kabupaten Ngada membuka Festival Wolobobo 2026 di Art Center Bajawa pada 22 Oktober 2026. Festival itu berlangsung hingga 25 Oktober dan dirangkai dengan Camino de Flores.

Mengapa ini penting: Festival mempertemukan 40 UMKM dan pelaku lokal dengan promosi budaya serta rute Camino de Flores yang melintasi Ngada, Nagekeo, dan Ende.

Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu mengatakan kekayaan alam, budaya, dan kreativitas masyarakat perlu dikelola agar memberi nilai tambah serta manfaat nyata bagi warga. Ia menyambut peserta Camino de Flores sebagai bagian dari upaya memperkenalkan Ngada dan mengembangkan pariwisata serta ekonomi masyarakat.

Festival mengusung tema “Harmoni Alam, Budaya, dan Kreativitas Ngada Mendukung Ekonomi Lokal”. Rangkaian kegiatannya meliputi pagelaran seni budaya, perlombaan tari dan lagu daerah, lomba konten kreator, serta pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah.

Menurut Media Indonesia, kegiatan itu melibatkan 40 UMKM, empat badan usaha milik negara atau daerah, tujuh sekolah, tiga badan usaha, dan lima paguyuban. Produk yang diperkenalkan antara lain kopi Bajawa, tenun ikat, dan kerajinan bambu.

Camino de Flores menggunakan konsep perjalanan berjalan kaki yang memadukan pengalaman spiritual, pengenalan kehidupan masyarakat, budaya, dan alam. Peserta dijadwalkan menempuh sekitar 70 kilometer dari Bajawa menuju Ende melalui Ngada, Nagekeo, dan Ende.

Perjalanan Camino de Flores dimulai pada 23 Oktober 2026 dari Taman Rohani Maria Ratu Semesta Alam Wolowio. Dinas Pariwisata Kabupaten Ngada menyebut kolaborasi ini diarahkan untuk melestarikan budaya, mengembangkan kreativitas generasi muda, mempromosikan produk daerah, dan memperluas peluang ekonomi pariwisata.

Selain itu, Perum Bulog Kantor Cabang Bajawa bersama Pemerintah Kabupaten Ngada menyediakan pangan murah di halaman Art Center selama 22–24 Oktober 2026. Kegiatan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.