Polres Sumba Timur Selidiki Dugaan Keterlibatan Anggota dalam Kasus Sapi
Polres Sumba Timur menyelidiki dugaan keterlibatan seorang anggota Polri dalam kasus pencurian sapi di Haharu setelah video penangkapan beredar. Polisi menyebut anggota itu sudah diamankan dan diperiksa.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Sumba Timur — Polres Sumba Timur menyelidiki dugaan keterlibatan seorang anggota Polri dalam kasus pencurian sapi di Kecamatan Haharu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Kapolres Sumba Timur AKBP I Kadek Hery Cahyadi mengatakan anggota itu sudah diamankan dan diperiksa.
Menurut Cahyadi, sosok dalam video penangkapan terduga pencuri sapi yang beredar di media sosial memang seorang anggota Polri. Ia menyebut penyidik Satreskrim masih mendalami rangkaian peristiwa itu untuk memastikan peran masing-masing pihak berdasarkan fakta dan alat bukti.
Sejumlah laporan lokal menyebut perkara ini bermula dari penangkapan warga terhadap dua orang terduga pelaku di Desa Rambangaru atau Praibakul, Haharu, pada 6 September 2026. Polisi kemudian membawa keduanya ke Polres Sumba Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam perkembangan berikutnya, Polres Sumba Timur juga menempatkan anggota yang diduga terlibat dalam pemeriksaan internal. Beberapa media lokal melaporkan perkara itu naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan dan menjerat dugaan penadahan, bukan sekadar dugaan pencurian.
Polres Sumba Timur menegaskan penanganan perkara masih berjalan. Pemeriksaan internal oleh Sipropam berlangsung paralel dengan proses penyidikan pidana untuk mengurai peran masing-masing orang yang terekam dalam video.
Kasus ini menjadi sorotan setelah video penangkapan beredar luas di media sosial. Dalam video itu, warga terlihat mengamankan terduga pelaku pencurian sapi di Haharu, sementara polisi memastikan orang yang tampak bersama para terduga memang anggota Polri.
Hingga penanganan yang dilaporkan pada awal September 2026, polisi belum mengumumkan hasil akhir pemeriksaan. Namun, dari keterangan yang sudah disampaikan, kepolisian mengakui ada anggota yang ikut diperiksa dan dugaan keterlibatannya masih ditelusuri.
Sumber
Berita berikutnya

KSOP Waingapu dan Pertamina Fuel Perkuat Keselamatan Kapal di TUKS
KSOP Kelas IV Waingapu dan Pertamina Fuel menandatangani kerja sama layanan tunda untuk kapal di Terminal Untuk Kepentingan Sendiri Pertamina.
Baca juga


