NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

KSOP Waingapu dan Pertamina Fuel Perkuat Keselamatan Kapal di TUKS

KSOP Kelas IV Waingapu dan Pertamina Fuel menandatangani kerja sama layanan tunda untuk kapal di Terminal Untuk Kepentingan Sendiri Pertamina.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Pantai Walakiri terletak di Desa Watumbaka, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.
Foto arsip: Pantai Walakiri terletak di Desa Watumbaka, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. · Foto: Supomo Hanasti / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Waingapu — Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Waingapu bersama Pertamina Fuel memperkuat keselamatan dan ketertiban operasional kapal di Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) Pertamina melalui kerja sama layanan tunda pada Jumat, 18 September 2026.

Menurut laporan RRI, kesepakatan layanan tunda itu diposisikan sebagai langkah strategis untuk memastikan kegiatan operasional kapal di wilayah kerja TUKS Pertamina berlangsung aman, tertib, dan sesuai ketentuan keselamatan pelayaran yang berlaku.

Kepala KSOP Waingapu, Dr. Fadly Afand Djafar, menjelaskan bahwa layanan tunda berperan penting dalam mendukung keselamatan manuver kapal, terutama ketika kapal melakukan olah gerak masuk, sandar, dan keluar dari area perairan TUKS Pertamina.

Ia menekankan bahwa pengelolaan layanan tunda harus dilakukan secara tertib dan terukur dengan tetap memenuhi seluruh ketentuan keselamatan pelayaran. Langkah ini diharapkan memperkuat aspek keselamatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepelabuhanan di wilayah kerja KSOP Waingapu.

Penataan layanan dan PNBP

Kerja sama KSOP Waingapu dan Pertamina Fuel ini juga dikaitkan dengan penataan pemanfaatan jasa kepelabuhanan yang menjadi objek Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Menurut RRI, KSOP melihat pengaturan layanan tunda sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan potensi PNBP dari sektor transportasi laut.

Dalam berbagai kesempatan, termasuk pemantauan layanan bongkar muat dan proyek strategis di Pelabuhan Waingapu, Fadly Afand Djafar menegaskan bahwa aspek keselamatan, ketertiban, dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi perhatian utama dalam pengelolaan aktivitas kepelabuhanan.

Ia menyebut peningkatan keselamatan dan kualitas pelayanan harus berjalan beriringan dengan pengelolaan penerimaan negara, sehingga aktivitas kepelabuhanan di wilayah Waingapu memberikan manfaat bagi keselamatan pelayaran, kelancaran logistik, dan kontribusi terhadap PNBP.

Fokus keselamatan dan layanan

KSOP Waingapu sebelumnya juga menjalin sejumlah kerja sama pelayanan pemanduan dan penundaan kapal di Pelabuhan Waingapu dengan berbagai pemangku kepentingan. Dalam kerja sama itu, KSOP menempatkan keselamatan pelayaran, kelancaran arus kapal dan barang, serta perlindungan lingkungan maritim sebagai prioritas.

Pada kerja sama layanan tunda di TUKS Pertamina, prinsip serupa kembali ditekankan. KSOP menargetkan agar seluruh operasional kapal di wilayah kerja TUKS berlangsung sesuai standar keselamatan, didukung tata kelola layanan yang baik, dan memberi ruang bagi peningkatan kualitas pelayanan kepelabuhanan.

Data utama

  • Lokasi: Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) Pertamina, wilayah kerja KSOP Kelas IV Waingapu.
  • Bentuk kerja sama: layanan tunda untuk operasional kapal di TUKS Pertamina.
  • Tujuan: memperkuat keselamatan manuver kapal, ketertiban operasional, peningkatan kualitas layanan kepelabuhanan, dan pengelolaan objek PNBP dari jasa kepelabuhanan.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.