Pakaian Adat Flores: Lawo Lambu, Patola, dan Songke
Pakaian adat Flores bukan satu busana tunggal. Lawo Lambu di Ende, patola di Lio, dan songke di Manggarai menunjukkan keragaman bentuk, motif, serta k…

Topik
Pakaian adat Flores bukan satu busana tunggal. Lawo Lambu di Ende, patola di Lio, dan songke di Manggarai menunjukkan keragaman bentuk, motif, serta k…

Kain Sumba adalah tenun ikat tradisional NTT yang berfungsi sebagai busana adat, penanda status, dan benda seremonial dalam kelahiran, perkawinan, ser…

Pakaian adat Sumba paling dikenal lewat hinggi dan lau, dua busana berbasis tenun ikat yang dipakai dalam adat, upacara, dan penanda identitas budaya.…

Baju adat Kupang merujuk pada busana tenun khas wilayah Timor-Kupang yang dipakai dalam acara adat, tarian, dan perayaan budaya. Bentuknya beragam men…

Baju adat Flores bukan satu model tunggal; tiap daerah di Flores punya nama, bentuk, dan makna sendiri, tetapi tenun ikat menjadi ciri bersama yang pa…

Baju adat Sumba dikenal dengan hinggi untuk laki-laki dan lau untuk perempuan; keduanya berbasis tenun ikat dan punya variasi antardaerah di Sumba.

Pakaian adat NTT tidak punya satu nama tunggal. Tiap suku memakai busana berbeda, namun kain tenun ikat menjadi ciri yang paling konsisten di Rote, Su…

Pakaian adat Rote paling mudah dikenali lewat Ti’i Langga pada busana pria, lalu kain tenun, Habas, dan aksesori wanita seperti Bula Molik. Ia dipakai…

Babinsa Desa Kabuna Koramil 1605-02/Atapupu, Sertu Ferdinandus Banu, mengajak warga Dusun Wesesoit mempertahankan tradisi tenun ikat Suku Kemak.