Pemprov NTT Bahas Stimulus Rp1 Miliar untuk Industri Kabupaten
Pemprov NTT membahas stimulus Rp1 miliar untuk program satu kabupaten satu industri pada rapat 2 November 2026. Dana akan disesuaikan dengan potensi daerah dan diarahkan untuk memperkuat UMKM.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Kupang — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur membahas stimulus Rp1 miliar untuk program satu kabupaten satu industri dalam rapat persiapan Tour de EnTeTe 2026 pada 2 November 2026. Laman pemerintah diperbarui pada 3 November 2026.
Stimulus itu akan disesuaikan dengan potensi setiap daerah. Pemerintah menempatkannya sebagai dukungan untuk memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mendorong ekonomi lokal.
Rapat tersebut juga membahas Tour de EnTeTe 2026 sebagai penggerak ekonomi daerah. Kegiatan ini disiapkan untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-68 Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pemerintah menyebut rangkaiannya berlangsung bertahap dari November hingga Desember 2026.
Rute kegiatan mencakup Timor, Sumba, Flores, Sabu, Rote, Lembata, dan Alor. Setiap wilayah akan menjadi bagian dari rangkaian yang menggabungkan kegiatan olahraga, aksi sosial, pelestarian lingkungan, serta promosi potensi daerah dan usaha lokal.
Stimulus kabupaten menyasar potensi usaha lokal
Bagi pembaca di Timor, Flores dan Lembata, Sumba, Sabu, Rote, serta Alor, program satu kabupaten satu industri berarti dukungan dirancang berdasarkan kekuatan daerah masing-masing. Pendekatan itu membuka ruang bagi produk UMKM, kerajinan, pangan, pariwisata, dan potensi ekonomi lain untuk dikembangkan di tingkat kabupaten.
Pemerintah kabupaten dan kota diharapkan berkoordinasi dengan panitia. Mereka juga diminta mengidentifikasi program serta dukungan anggaran yang dapat disinergikan dengan rangkaian kegiatan tersebut.
Tour de EnTeTe 2026 tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan olahraga. Pemerintah mengaitkannya dengan pergerakan ekonomi masyarakat di kabupaten yang disinggahi. Pelibatan pelaku usaha lokal menjadi bagian dari upaya agar kegiatan memiliki manfaat langsung di daerah.
Rangkaian kegiatan berikutnya adalah koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, panitia, serta pihak lain yang terlibat.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Timor
Pembaruan Aplikasi Evakuasi Inklusif Ditargetkan di Kupang
Pembaruan aplikasi SIRONDA untuk mendukung relawan pengemudi transportasi daring di Kota Kupang ditargetkan pada 2 November 2026. Peserta juga meminta…
Terbaru di Ekonomi

Berita utama hari ini

Baca juga




