NTT Hari Ini

Rabu, 4 November 2026

Kelangkaan Semen Hentikan Proyek Properti di Kota Kupang

Kelangkaan semen menghambat proyek properti di Kota Kupang pada 4 November 2026. Pengembang mengurangi pekerjaan, sementara tukang dan buruh ikut terdampak.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pekerja meratakan adukan semen basah di lokasi proyek konstruksi.
Ilustrasi: Pekerja meratakan adukan semen basah di lokasi proyek konstruksi. · Foto: Rodolfo Quirós / Pexels

Kupang — Kelangkaan semen di Kota Kupang pada Rabu, 4 November 2026, menghambat pembangunan properti. Sejumlah pengembang menghentikan sementara pekerjaan karena material utama sulit diperoleh.

Ketua Dewan Pengurus Daerah Realestat Indonesia Nusa Tenggara Timur, Chandra Sentosa, mengatakan kondisi tersebut bukan sekadar penipisan stok. Pengembang yang tidak mendapatkan semen terpaksa menghentikan pembangunan untuk sementara.

Penghentian pekerjaan berdampak pada tukang dan buruh yang diliburkan. Aktivitas pemasok material, jasa angkutan, serta usaha kecil dan menengah yang berkaitan dengan konstruksi juga ikut tertekan.

Pengembang menyesuaikan jumlah pembangunan berdasarkan semen yang berhasil diperoleh dari distributor. Proyek yang semula direncanakan membangun sepuluh hingga tiga puluh unit dapat dikurangi menjadi tiga sampai lima unit.

Kelangkaan semen menekan rantai usaha konstruksi di Kupang

Kelangkaan telah dilaporkan berlangsung sejak Agustus 2026 di Kota Kupang dan wilayah sekitarnya. Sejumlah toko bangunan mengalami kekosongan stok, sementara warga mencari semen hingga Kabupaten Kupang. Pada sebagian toko, pasokan yang datang sebanyak 100 hingga 200 sak dapat habis dalam waktu singkat.

Harga semen di salah satu toko bangunan di Kabupaten Kupang dilaporkan mencapai Rp60.000 per sak. Pedagang menyebut pasokan dari distributor tidak stabil dan kapal pengangkut disebut belum masuk.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur meminta aparat dan instansi terkait menyelidiki penyebab kelangkaan. Penelusuran diarahkan pada jalur distribusi serta kemungkinan praktik penimbunan.

Kelangkaan ini penting bagi pembaca di Timor karena menyentuh pekerjaan konstruksi, pendapatan pekerja harian, dan ketersediaan hunian. Gangguan pasokan juga berisiko memperlambat pembangunan rumah serta proyek lain yang bergantung pada semen.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.