Polsek Miomaffo Timur Pagar Bak Penampung Tua di Sainoni
Polsek Miomaffo Timur bersama warga Desa Sainoni memasang pagar di sekitar bak penampung mata air Oetfo di Kecamatan Bikomi Utara, TTU, setelah dua siswi SDN Sainoni meninggal dunia akibat tenggelam di bak penampung tua tersebut pada 14…
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Kefamenanu — Aparat Polsek Miomaffo Timur bersama warga Desa Sainoni memasang pagar pembatas di sekitar bak penampung mata air Oetfo, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, pada Kamis, 17 September 2026. Langkah itu dilakukan setelah dua siswi SDN Sainoni meninggal dunia akibat tenggelam di bak penampung tua tersebut pada Senin, 14 September 2026.
Kapolsek Miomaffo Timur Ipda Kornelis N. Lamapaha menjelaskan, pemagaran dilakukan sebagai upaya mencegah agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi di lokasi mata air Oetfo. Ia menyampaikan hal itu kepada awak media pada Jumat, 18 September 2026. Menurut Kornelis, personel Polsek Miomaffo Timur bersama warga bergotong royong melakukan kerja bakti di kawasan embung atau cekdam Oetfo sekaligus memasang pagar di sekitar bak penampung.
Pagar pembatas dipasang untuk memberikan batas pengaman di titik yang dinilai berpotensi membahayakan warga, terutama anak-anak yang bermain atau beraktivitas di sekitar sumber dan penampungan air. Kegiatan kerja bakti itu meliputi pembersihan lingkungan dan penataan area sekitar cekdam.
Peristiwa tenggelam dua siswi SDN Sainoni
Musibah tenggelamnya dua siswi SDN Sainoni terjadi pada Senin, 14 September 2026, di Kampung Upmetan, Desa Sainoni. Kedua korban adalah Margareta Silvia Abi dan Theresia Lafu, berusia sekitar 8 tahun. Mereka merupakan murid SDN Sainoni yang pulang sekolah bersama beberapa teman sebelum singgah di kawasan Oetfo.
Menurut penjelasan Kasi Humas Polres TTU AKP Anselmus Pera, rombongan anak pulang dari sekolah sekitar pukul 11.00 WITA dan menuju area cekdam Oetfo. Di lokasi itu terdapat bak penampung air tua yang berjarak sekitar delapan meter dari cekdam. Anak-anak tertarik melihat ikan di dalam bak penampung, lalu mendekat ke tepi bak.
Anselmus menjelaskan, permukaan bak penampung tidak rata dan konstruksinya sudah mulai rusak karena dibangun pada 1985. Bak berukuran sekitar 2 meter x 4 meter dengan kedalaman sekitar 2,5 meter. Korban diduga tergelincir lalu jatuh ke dalam bak dan kesulitan kembali ke permukaan karena tertanam lumpur di dasar penampungan. Kedua anak kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Upaya pencegahan dan imbauan pengawasan
Kornelis mengatakan, pemagaran bak penampung tua di area cekdam Oetfo merupakan tindak lanjut atas musibah yang merenggut nyawa dua siswi SDN Sainoni. Ia menegaskan, pemasangan pagar bertujuan utama mencegah kejadian serupa berulang di titik rawan tersebut.
Menurut Kornelis, keselamatan anak tidak hanya bergantung pada pengamanan fisik di lokasi penampungan air. Ia mengimbau orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak serta memberi penjelasan mengenai bahaya bermain di sekitar embung, cekdam, sungai, dan bak penampung air. Edukasi kepada anak dinilai penting agar mereka memahami risiko di lingkungan sekitar tempat tinggal.
Laporan media lokal menyebut, pembangunan pagar pembatas di sekitar bak penampung mata air Oetfo juga melibatkan satuan tugas pengamanan perbatasan Brimob dan mendapat dukungan warga. Pihak kepolisian menilai lokasi bak penampung Oetfo sebagai salah satu titik rawan karena sudah beberapa kali terjadi kasus tenggelam di area tersebut.
Pemagaran dan kerja bakti di Sainoni menjadi bagian dari upaya bersama polisi dan masyarakat untuk memperbaiki keamanan sarana penampungan air yang berada dekat jalur aktivitas anak sekolah. Aparat berharap kombinasi antara pengamanan fisik dan pengawasan keluarga dapat menurunkan risiko kecelakaan serupa di kemudian hari.
Sumber
- RRI Atambua - "Bak Penampung Tua di Sainoni Dipagari Aparat Polsek Miomafo Timur dan Masyarakat"
- Pos-Kupang / Tribunnews Kupang - "Cegah Kejadian Berulang, Polsek Miotim dan Satgas Brimob Bangun Pagar Pembatas di Mata Air Oetfo"
- iNews TTU - "Pulang Sekolah, 2 Siswa SD Tenggelam di Bak Penampung Air Tua di Sainoni"
Berita berikutnya

DKP NTT Dorong Warga Pesisir Timor Jaga Pantai dari Abrasi
Dinas Kelautan dan Perikanan Nusa Tenggara Timur mengajak masyarakat, pemuda, pemerintah, dan komunitas pesisir untuk berkolaborasi menjaga pantai dar…
Baca juga




