260 Pramuka Lintas Iman Ikuti Kemah Harmoni Moderasi Beragama di Sumba Timur
Sebanyak 260 pramuka lintas iman dari 13 gugus depan se-Kota Waingapu mengikuti Kemah Harmoni Moderasi Beragama 2026 di Lapangan MIN 3 Sumba Timur pada 9 September 2026.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Sumba Timur — — Sebanyak 260 anggota pramuka lintas iman dari 13 gugus depan se-Kota Waingapu mengikuti Kemah Harmoni Moderasi Beragama 2026 di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, 9 September 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Sumba Timur, Kelurahan Kambajawa, Kecamatan Kota Waingapu.
Kemah Harmoni Moderasi Beragama 2026 merupakan program Kementerian Agama Kabupaten Sumba Timur untuk gugus depan tingkat penggalang SD/MI.
Menurut laporan media lokal, kegiatan ini disebut sebagai Kemah Harmoni Pramodera 2026 dan digelar sebagai ajang pertemuan pramuka lintas iman yang berasal dari berbagai sekolah di Kota Waingapu.
Peserta dan tema kegiatan
Media lokal yang meliput kegiatan ini memberitakan bahwa sebanyak 260 pramuka lintas iman dari 13 gugus depan se-Kota Waingapu menjadi peserta Kemah Harmoni Pramodera 2026.
Kegiatan ini mengusung tema moderasi beragama dan penguatan empat pilar kebangsaan.
Dalam upacara pembukaan, panitia dan narasumber menekankan pentingnya sikap saling menghargai perbedaan keyakinan, nasionalisme, dan komitmen kebangsaan di kalangan pelajar.
Salah satu materi utama yang disampaikan kepada peserta berkaitan dengan moderasi beragama, yakni bagaimana mempraktikkan ajaran agama secara seimbang dan menghormati penganut agama lain.
Penyelenggara dan kehadiran pejabat
Kemah Harmoni Moderasi Beragama 2026 diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Sumba Timur, bekerja sama dengan kwartir gerakan pramuka serta para pembina di gugus depan tingkat penggalang SD/MI.
Upacara pembukaan di Lapangan MIN 3 Sumba Timur dihadiri perwakilan Komando Distrik Militer (Kodim) 1601/Sumba Timur.
Komandan Kodim 1601/Sumba Timur, Letkol Arm Adwi Prasetya, diwakili Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops) Lettu Inf Rafael Tende dalam upacara pembukaan.
Selain perwakilan TNI, hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumba Timur, anggota DPRD Kabupaten Sumba Timur, Wakil Kepala Kepolisian Resor Sumba Timur, Ketua pramuka setempat, para pembina, panitia pelaksana, dan para peserta kemah.
Konteks moderasi beragama
Penyelenggara menempatkan Kemah Harmoni Moderasi Beragama 2026 sebagai ruang pembinaan karakter bagi pelajar di Sumba Timur.
Melalui aktivitas kepramukaan, materi kebangsaan, dan pertemuan lintas iman, kegiatan ini diarahkan untuk menumbuhkan sikap inklusif, toleran, serta menghargai keberagaman.
Penekanan pada moderasi beragama dalam bentuk kemah pramuka bagi pelajar SD/MI menjadi salah satu cara memperkenalkan nilai hidup bersama kepada anak sejak usia dini.
Bagi Sumba Timur, kemah ini juga menjadi bagian dari upaya lembaga pendidikan dan instansi pemerintah untuk menjaga kerukunan di wilayah yang dihuni masyarakat dengan latar belakang agama yang beragam.
Sumber
Berita berikutnya

Gempa Susulan M5,1–5,2 Guncang Flores, Terasa hingga Sumba Timur
Gempa tektonik bermagnitudo sekitar M5,1–5,2 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 8 September 2026 sekitar pukul 12.40 WITA.
Baca juga





