Alexander Bola, 66, Ditemukan Meninggal di Muluseribu Rote Ndao
Tim SAR gabungan menemukan Alexander Bola, warga Desa Daiama, dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua pencarian di kawasan Muluseribu atau Mulut Seribu, Rote Ndao, Kamis, 20 Agustus 2026.
Oleh Kevin Mikael Januar
· Peristiwa: · 3 menit baca Diperbarui
Ba'a — Tim SAR gabungan menemukan Alexander Bola, 66 tahun, warga Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao, dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua operasi pencarian di kawasan Muluseribu atau Mulut Seribu, Kampung Soao, Kamis, 20 Agustus 2026.
Alexander sebelumnya dilaporkan hilang saat mengambil rumput laut di perairan Muluseribu, menurut laporan iNewsSumba.id dan MaxFM Waingapu.
Tim SAR gabungan memulai pencarian pada hari kedua sekitar pukul 06.00 WITA dengan pengarahan pagi dan pembagian tugas sesuai rencana operasi, menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang Mexianus Bekabel yang dikutip MaxFM Waingapu.
Sekitar pukul 07.15 WITA, petugas menemukan Alexander dalam keadaan meninggal dunia sekitar 200 meter dari lokasi kejadian yang dilaporkan (LKK), pada koordinat 10°32’44.71″ LS–123°22’05.17″ BT.
Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya, sebagaimana diberitakan MaxFM Waingapu, RakyatNTT.ID, dan iNewsSumba.id.
Detik-Detik Penemuan Korban
Menurut laporan iNewsSumba.id, pencarian dilakukan di kawasan Muluseribu, Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Kampung Soao, Kabupaten Rote Ndao.
Tim bergerak ke lokasi pencarian setelah pengarahan pagi. Pada pukul 07.15 WITA, Alexander ditemukan dalam posisi terapung sekitar 200 meter dari LKK, masih dalam area pencarian yang sama.
Laporan-laporan tersebut tidak memerinci kondisi cuaca saat pencarian maupun detail kronologi sebelum Alexander dilaporkan hilang, selain keterangan bahwa ia sedang mengambil rumput laut.
Operasi SAR Ditutup
Setelah proses evakuasi selesai, operasi pencarian dan pertolongan ditutup oleh On Scene Commander (OSC) pada pukul 07.40 WITA, menurut laporan MaxFM Waingapu.
Mexianus Bekabel menyatakan bahwa keberhasilan operasi dipengaruhi kerja sama seluruh unsur SAR yang terlibat.
Unsur yang terlibat dalam operasi meliputi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Unit Siaga SAR (USS) Rote Ndao, BPBD Kabupaten Rote Ndao, Pos Angkatan Laut (Posal) Papela, Polsek Rote Timur, pemerintah Desa Daiama, keluarga korban, dan masyarakat setempat, sebagaimana dirinci iNewsSumba.id.
Data Utama Operasi
- Waktu penemuan: Kamis, 20 Agustus 2026, sekitar pukul 07.15 WITA.
- Hari operasi: hari kedua pencarian.
- Jarak penemuan: sekitar 200 meter dari LKK.
- Lokasi: kawasan Muluseribu atau Mulut Seribu, Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Kampung Soao, Rote Ndao.
- Koordinat penemuan: 10°32’44.71″ LS–123°22’05.17″ BT.
- Usia korban: 66 tahun.
Konteks Kehilangan
Sehari sebelum penemuan, tim SAR gabungan telah melakukan pencarian terhadap Alexander yang dilaporkan hilang saat mengambil rumput laut di Pantai Mulut Seribu, Desa Daiama.
Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa operasi melibatkan sejumlah unsur dari Basarnas dan instansi terkait di Rote Ndao.
Media yang memberitakan kasus ini tidak memuat keterangan resmi mengenai penyebab kematian Alexander maupun hasil pemeriksaan medis atau kepolisian. Informasi yang tersedia berfokus pada proses pencarian, penemuan, dan evakuasi korban.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Olahraga
Turnamen PBVSI Cup I Resmi Dibuka di Rote Ndao
Turnamen Bola Voli Ketua PBVSI Cup I Tahun 2026 dibuka di Ba'a, Rote Ndao, dengan 280 atlet dari 20 tim. Peserta terbagi dalam kategori putra dan putr…
Terbaru di Kepulauan
Berita utama hari ini

Baca juga




