Bandara Sumba: ada berapa, di mana letaknya, dan melayani rute apa
Pulau Sumba punya dua bandara utama: Lede Kalumbang di Sumba Barat Daya dan Umbu Mehang Kunda di Sumba Timur. Keduanya bandara umum dan melayani penerbangan domestik, menurut data Kemenhub dan sumber perjalanan.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Pulau Sumba punya dua bandara utama untuk penerbangan domestik: Bandara Lede Kalumbang di Sumba Barat Daya dan Bandara Umbu Mehang Kunda di Sumba Timur, menurut Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Keduanya menjadi pintu masuk udara ke barat dan timur pulau ini.
Ada berapa bandara di Sumba?
Yang dimaksud orang saat mencari “bandara Sumba” biasanya adalah dua bandara di pulau ini. Data Kementerian Perhubungan menyebut Bandara Lede Kalumbang berstatus umum di Kabupaten Sumba Barat Daya, sedangkan Bandara Umbu Mehang Kunda juga berstatus umum di Waingapu, Sumba Timur.
Informasi itu sejalan dengan penjelasan sumber perjalanan yang menyebut Sumba memiliki dua bandara dan membaginya ke bagian barat dan timur pulau.
Bandara mana yang melayani Sumba Barat dan Sumba Timur?
Bandara Lede Kalumbang melayani wilayah barat pulau, dengan lokasi administratif di Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, menurut Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Bandara Umbu Mehang Kunda berada di Jl. Adi Sucipto No 1 Waingapu, Sumba Timur, menurut data yang sama.
Sumber lain juga menegaskan pembagian ini: Tambolaka di barat dan Waingapu di timur.
Bagaimana status operasionalnya?
Kedua bandara itu tercatat sebagai bandara dengan status operasi umum di laman Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Itu berarti keduanya berfungsi sebagai fasilitas penerbangan sipil untuk publik, bukan bandara khusus.
Untuk pembaca di NTT, ini penting karena akses udara ke Sumba tidak bergantung pada satu pintu masuk saja; pilihan bandara disesuaikan dengan tujuan akhir di pulau.
Ke mana saja penerbangan dari Sumba terhubung?
Sumber perjalanan menyebut kedua bandara ini melayani penerbangan domestik ke daerah lain di Indonesia, termasuk Denpasar dan Kupang. NIHI Sumba juga menyebut rute dari Denpasar ke Tambolaka sebagai penghubung yang dipakai untuk mencapai pulau itu.
Dengan begitu, saat mencari rute ke Sumba, orang biasanya menyesuaikan bandara kedatangan dengan sisi pulau yang dituju, barat atau timur.
Kenapa nama bandara Sumba sering berbeda di internet?
Perbedaan nama muncul karena satu bandara pernah memakai nama lama. Sumber daring menyebut Bandara Tambolaka kini dikenal sebagai Bandara Lede Kalumbang, sementara Bandara Umbu Mehang Kunda juga pernah disebut Bandara Mau Hau.
Karena itu, pencarian “bandara Sumba” sering memunculkan dua nama lama dan baru untuk fasilitas yang sama di Sumba Barat Daya dan Sumba Timur.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
FOKBI Galang Donasi untuk Warga NTT Terdampak Bencana
FOKBI dan Kementerian Pariwisata menggelar Gerak Peduli NTT–Ikan Nae di Pante di Jakarta pada 27 September 2026. Kegiatan ini menghimpun donasi bagi w…
Terbaru di Ekonomi

Baca juga





