Pertamina Catat Pasokan 2.500 Kiloliter BBM di Waingapu
Pertamina Patra Niaga mencatat pasokan BBM di Fuel Terminal Waingapu pada 27–28 Oktober 2026 mencapai 2.500 kiloliter. Pasokan itu terdiri atas Pertamax, Pertalite, dan Biosolar.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Waingapu — Pertamina Patra Niaga mencatat realisasi pasokan bahan bakar minyak di Fuel Terminal Waingapu, Sumba Timur, pada 27–28 Oktober 2026 sebesar 2.500 kiloliter. Rinciannya terdiri atas 550 kiloliter Pertamax, 700 kiloliter Pertalite, dan 1.250 kiloliter Biosolar.
Informasi itu disampaikan Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus. Pasokan tersebut ditujukan untuk memperkuat ketersediaan bahan bakar minyak bagi masyarakat di Pulau Sumba.
Pasokan Waingapu menopang distribusi BBM di Sumba
Fuel Terminal Waingapu berada di Kabupaten Sumba Timur dan menjadi titik penerimaan pasokan untuk kebutuhan distribusi di Sumba. Data 27–28 Oktober menunjukkan jumlah pasokan yang diterima mencapai 2.500 kiloliter dengan tiga jenis bahan bakar yang diumumkan Pertamina.
Rincian pasokan itu ialah 550 kiloliter Pertamax, 700 kiloliter Pertalite, dan 1.250 kiloliter Biosolar. Angka tersebut menjadi fakta baru setelah sebelumnya Pertamina menyampaikan jadwal kedatangan pasokan ke Waingapu pada 28 Oktober 2026.
Pertamina juga menyatakan stok di wilayah Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, tersedia. Pelayanan kepada masyarakat berlangsung dengan penyesuaian penyaluran sesuai kondisi pasokan di Fuel Terminal Waingapu.
Untuk distribusi berikutnya, Pertamina menyebut pemantauan stok dan penyaluran ke stasiun pengisian bahan bakar umum terus dilakukan. Perusahaan juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum untuk menjaga ketertiban pelayanan serta mencegah penyalahgunaan bahan bakar minyak.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Sumba
Dinas Pertanian Pantau Benih Padi Ciherang di Sumba Timur
Dinas pertanian memantau lahan benih padi Ciherang di Desa Mutunggedi, Kecamatan Umalulu, Sumba Timur. Tanaman berumur 87 hari setelah tanam di lahan…
Terbaru di Sumba

Berita utama hari ini

Baca juga



