Donasi Gempa dan Tsunami Flores di NTT Tembus Rp1,5 Miliar
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Pameran Pembangunan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kupang menghimpun donasi lebih dari Rp1,5 miliar untuk membantu warga terdampak gempa dan tsunami Flores, berdasarkan transaksi periode 21…
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Kupang — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menghimpun donasi lebih dari Rp1,5 miliar untuk membantu warga terdampak gempa dan tsunami Flores melalui kegiatan Pameran Pembangunan yang digelar di Kupang.
Menurut laporan RRI Kupang yang mengutip panitia HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi NTT, total donasi teridentifikasi mencapai Rp1.505.060.427,97 berdasarkan transaksi yang tercatat selama periode 21 Agustus hingga 17 September 2026.
Koordinator seksi dokumentasi dan publikasi panitia HUT ke-81 RI Pemprov NTT, Maria Y. S. Kiak, menyatakan dana tersebut berasal dari berbagai sumber yang disalurkan melalui rekening kegiatan pameran pembangunan.
Masih menurut laporan yang sama, dari total komitmen donasi itu, sebesar Rp1.430.963.927,00 telah dipindahbukukan sampai 17 September 2026 untuk penanganan dampak gempa dan tsunami di Flores.
Saldo akhir yang tercatat di rekening kegiatan pameran setelah proses pemindahbukuan sebesar Rp74.744.046,79. Panitia menyebut dana itu masih dalam proses administrasi untuk penyelesaian akhir kegiatan.
Pemerintah provinsi menggunakan kegiatan pameran pembangunan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai wadah penggalangan dana solidaritas bagi korban gempa dan tsunami Flores.
Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026 di wilayah Flores memicu tsunami dan menimbulkan kerusakan di sejumlah kabupaten, terutama di kawasan Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, hingga Sikka.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat peristiwa tersebut menyebabkan korban jiwa, warga luka-luka, serta kerusakan bangunan dengan tingkat keparahan bervariasi dari ringan hingga berat di wilayah pesisir dan permukiman terdampak.
BMKG juga melaporkan ribuan gempa susulan setelah kejadian utama, dengan beberapa di antaranya dirasakan kuat oleh masyarakat di berbagai daerah di Flores.
Pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BMKG sebelumnya menyatakan berkonsolidasi untuk mempercepat pemulihan, termasuk melalui penguatan sistem mitigasi bencana dan rekonstruksi berbasis kajian lapangan.
Di NTT, penggalangan dana melalui pameran pembangunan ini menjadi salah satu bentuk partisipasi publik dan dunia usaha dalam mendukung pemulihan masyarakat di kabupaten-kabupaten yang terdampak gempa dan tsunami.
Pemerintah provinsi menyampaikan apresiasi kepada para pihak yang berkontribusi, dan menyebut proses penyaluran dana bantuan akan dilanjutkan sesuai hasil pendataan kebutuhan di lapangan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Headline NTT
Gubernur NTT: siapa yang menjabat sekarang dan sejak kapan
Emanuel Melki Laka Lena menjabat sebagai Gubernur NTT sejak 20 Februari 2025 setelah ditetapkan KPU NTT sebagai pemenang Pilgub 2024.
Terbaru di Ekonomi

Baca juga





