NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

FEB Undana Latih 30 UMKM Pariwisata di Labuan Bajo

FEB Undana melatih 30 UMKM pariwisata di Labuan Bajo bersama Universiti Kebangsaan Malaysia dan mitra dari India. Program menekankan ekonomi hijau dan daya saing destinasi premium.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Boats off the coast of Labuan Bajo.
Foto arsip: Boats off the coast of Labuan Bajo. · Foto: Jakub Hałun / Wikimedia Commons, CC BY 4.0

Labuan Bajo — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Cendana melatih 30 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah pariwisata di Balai Latihan Kerja Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, 16 September 2026. Kegiatan itu berlangsung dalam program pengabdian masyarakat internasional bertema Go Green, Stay Competitive: Practical Tools for Sustainable Tourism Businesses.

Undana menyebut kegiatan tersebut melibatkan Universiti Kebangsaan Malaysia dan mitra perguruan tinggi dari India. RRI dan situs resmi Undana sama-sama melaporkan bahwa Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat ikut terlibat dalam kegiatan itu.

Dekan FEB Undana Rolland Epafras Fanggidae mengatakan pelatihan ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas UMKM yang bergerak di sektor pariwisata. Dalam keterangannya, ia juga menekankan pentingnya penerapan ekonomi hijau untuk menjaga daya saing destinasi Labuan Bajo.

“Dalam kegiatan ini kami melibatkan tiga perguruan tinggi untuk memberikan pelatihan maupun pengembangan kapasitas UMKM yang ada di Labuan Bajo,” kata Rolland, seperti dikutip RRI. Undana menulis bahwa pelatihan itu menjadi bagian dari rangkaian 4th International Conference on Economics, Management, Accounting & Tourism (ICEMAT).

Keberlanjutan sebagai daya saing

Menurut laporan Undana, pelatihan itu dirancang untuk membekali pelaku usaha dengan strategi pencegahan dampak negatif pariwisata, termasuk potensi lonjakan sampah. Kampus itu menyebut prinsip ekonomi hijau dapat memperkuat daya saing produk dan destinasi pariwisata premium di pasar internasional.

RRI melaporkan bahwa 30 UMKM dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Sementara itu, Undana menulis bahwa pendekatan yang dipakai bukan hanya pelatihan, tetapi juga pengembangan kapasitas agar pelaku usaha bisa menerapkan praktik usaha yang berkelanjutan.

Selain pengabdian internasional itu, FEB Undana dijadwalkan menggelar ICEMAT ke-4 di Labuan Bajo pada Kamis, 17 September 2026. Undana menyebut forum tersebut akan mempertemukan gagasan akademik, pembiayaan berkelanjutan, dan praktik ekonomi hijau dalam sektor pariwisata.

Kegiatan di Labuan Bajo ini menunjukkan arah baru penguatan UMKM pariwisata di Manggarai Barat: daya saing tidak lagi hanya bertumpu pada kualitas layanan dan harga, tetapi juga pada kesiapan mengelola dampak lingkungan. Dalam kerangka itu, pelaku usaha didorong memandang keberlanjutan sebagai bagian dari model bisnis, bukan sekadar pelengkap.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.