NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

Fransiskus Sales Sodo Dilantik, Sekda NTT Diminta Langsung Bekerja

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena melantik Fransiskus Sales Sodo sebagai Sekretaris Daerah Provinsi NTT yang definitif pada Jumat, 28 Agustus 2026, di tengah upaya pemprov menangani pascagempa Flores dan menyesuaikan APBD.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Sore hari di Kupang.
Foto arsip: Sore hari di Kupang. · Foto: Nugroho Arif Prabowo / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Kupang — Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena melantik Fransiskus Sales Sodo sebagai Sekretaris Daerah Provinsi NTT di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Jumat, 28 Agustus 2026, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 96/TPA Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT.

Pelantikan Sekda definitif berlangsung ketika pemerintah provinsi masih menangani situasi tanggap darurat pascagempa Flores.

Dalam laporan RRI, Gubernur Melki menilai kehadiran Sekda definitif penting untuk memastikan mesin pemerintahan memiliki penggerak koordinasi yang jelas dan menjaga efektivitas agenda pembangunan serta penanganan bencana.

Sekda memiliki posisi strategis sebagai koordinator utama birokrasi provinsi.

Dengan pengangkatan definitif tersebut, Fransiskus Sales Sodo diharapkan membantu gubernur mengoordinasikan perangkat daerah dan memastikan kebijakan diterjemahkan ke dalam program yang berjalan di lapangan.

Mandat koordinasi dan pelayanan publik

Dalam sambutan pelantikan, Gubernur Melki menekankan bahwa pelantikan Sekda memiliki arti strategis untuk menjaga pemerintahan berjalan efektif.

Menurut RRI, ia menyebut Sekda sebagai penggerak koordinasi birokrasi dan menekankan pentingnya birokrasi yang tidak berhenti pada penyusunan dokumen, tetapi memastikan visi dan program pembangunan diwujudkan dalam kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Gubernur juga mengingatkan perlunya birokrasi yang solid dalam penanganan bencana gempa Flores, termasuk pengelolaan dana penanganan bencana secara transparan dan tepat sasaran.

Dalam pesan pelantikan, Gubernur Melki meminta Sekda menjaga amanah, integritas, kekompakan, melayani rakyat, dan segera bekerja menjalankan tugas.

Mandat tersebut menempatkan Sekda sebagai penghubung penting antara arah politik kepala daerah dan kerja teknis organisasi perangkat daerah (OPD), terutama dalam memastikan pelayanan publik tetap berjalan di tengah pemulihan bencana.

Sejumlah pokok arahan gubernur kepada Sekda baru yang diberitakan antara lain:

  • Memperkuat koordinasi antarperangkat daerah.
  • Menjaga pelayanan publik tetap berjalan di seluruh wilayah provinsi.
  • Mengubah kebijakan menjadi kegiatan dan hasil yang dirasakan masyarakat.
  • Memastikan birokrasi bekerja secara cepat, berintegritas, dan akuntabel.
  • Menjaga pengelolaan dana penanganan bencana tetap transparan dan tepat sasaran.

Pekerjaan rumah pascagempa Flores

Ketua DPRD NTT Emi Nomleni menyambut pelantikan Fransiskus Sales Sodo dan berharap Sekda baru segera menyesuaikan diri dengan kebutuhan pemerintahan provinsi.

Dalam pemberitaan Expo NTT, Emi menyatakan terdapat banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan karena rentang waktu cukup panjang ketika provinsi menunggu Sekda definitif.

Ia menyinggung tanggung jawab pemerintah provinsi terkait penyesuaian APBD dan penanganan gempa Flores sebagai agenda yang menuntut koordinasi erat antara eksekutif, Sekda, dan perangkat daerah.

Menurut Emi, kehadiran Sekda definitif dibutuhkan untuk memastikan berbagai keputusan anggaran dan kebijakan penanganan bencana dapat dijalankan secara konsisten.

RRI melaporkan Gubernur Melki menilai penanganan bencana membutuhkan birokrasi yang solid, sehingga Sekda perlu memastikan dukungan perangkat daerah terhadap kebutuhan masyarakat tetap terkoordinasi ketika pemerintah menjalankan agenda pemulihan dan pembangunan secara bersamaan.

Konteks pelantikan

Pelantikan Fransiskus Sales Sodo sebagai Sekda NTT dilakukan pada Jumat, 28 Agustus 2026, di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Kupang.

RRI memberitakan pelantikan itu pada 31 Agustus 2026 dengan menempatkannya dalam konteks kebutuhan menjaga pemerintahan tetap berjalan di tengah situasi pascagempa Flores dan penguatan koordinasi birokrasi provinsi.

Expo NTT menyoroti bahwa dari sisi legislatif, kehadiran Sekda definitif dipandang penting untuk menjawab akumulasi pekerjaan dan penyesuaian kebijakan setelah masa beberapa penjabat Sekda.

Dalam hari-hari berikutnya, Gubernur juga memperkenalkan Sekda baru dalam kegiatan apel dan menegaskan kembali bahwa kehadiran Fransiskus Sales Sodo di posisi Sekda diharapkan memperkuat koordinasi birokrasi, pemulihan Flores, dan pelaksanaan agenda pembangunan NTT.

Ukuran awal keberhasilan Sekda baru akan terlihat dari kemampuan mengonsolidasikan OPD, menjaga layanan publik, mendukung penanganan bencana, serta memastikan agenda pembangunan diterjemahkan ke dalam kegiatan yang dapat dipantau masyarakat di seluruh wilayah provinsi.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.