KM Tidar Singgah di Maumere, Larantuka, Lewoleba, dan Kupang pada 19–22 Agustus
KM Tidar dijadwalkan singgah di Maumere, Larantuka, Lewoleba, dan Kupang pada 19–21 Agustus 2026, lalu kembali menuju Baubau pada 22 Agustus. Jadwal pelayaran ini tercantum dalam pemberitaan lokal dan situs resmi Pelni.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Maumere — KM Tidar dijadwalkan singgah di Maumere, Larantuka, Lewoleba, dan Kupang pada 19–20 Agustus 2026, lalu kembali melewati Lewoleba, Larantuka, dan Maumere pada 21 Agustus sebelum menuju Baubau pada 22 Agustus. Jadwal itu tercantum dalam pemberitaan TribunFlores.com dan juga cocok dengan jadwal yang dimuat dalam situs PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).
Menurut jadwal yang dipublikasikan, KM Tidar tiba di Maumere pada Rabu, 19 Agustus 2026 pukul 14.00 WITA dan berangkat pukul 16.00 WITA. Kapal lalu tiba di Larantuka pukul 21.00 WITA dan bertolak pukul 23.00 WITA menuju Lewoleba.
Pada Kamis, 20 Agustus 2026, KM Tidar tiba di Lewoleba pukul 02.00 WITA dan berangkat pukul 04.00 WITA. Kapal kemudian singgah di Kupang pukul 13.00 WITA dan berangkat lagi pukul 17.00 WITA.
Rute pulang melintasi tiga pelabuhan NTT
Dalam jadwal yang sama, KM Tidar kembali singgah di Lewoleba pada Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 02.00 WITA, lalu di Larantuka pukul 06.00 WITA, dan di Maumere pukul 14.00 WITA. Setelah itu kapal dijadwalkan berangkat ke Baubau pada Sabtu, 22 Agustus 2026 pukul 08.00 WITA.
Rute yang dilalui KM Tidar pada periode ini mencakup Kijang, Tanjung Priok, Tanjung Perak, Makassar, Baubau, Maumere, Larantuka, Lewoleba, dan Kupang. Dua sumber yang memuat jadwal tersebut sama-sama menempatkan empat pelabuhan NTT itu sebagai titik singgah utama dalam perjalanan antarpulau kapal Pelni ini.
Pemesanan tiket
Pelni menyebut tiket dapat dipesan melalui aplikasi Pelni Mobile atau situs resmi perusahaan. Dalam keterangan yang dikutip media lokal, penumpang juga disarankan tiba di pelabuhan lebih awal sebelum jam keberangkatan.
Untuk penumpang di NTT, jadwal ini penting karena waktu singgah di tiap pelabuhan cukup singkat. Karena itu, jadwal resmi Pelni menjadi acuan utama sebelum berangkat ke pelabuhan.
Sumber
Berita berikutnya

Pemkab Kupang Siapkan Rp153 Miliar untuk Pengembangan Pulau Semau
Pemerintah Kabupaten Kupang menyiapkan anggaran sekitar Rp153 miliar untuk pembangunan Pulau Semau pada 2026–2028, termasuk proyek Patung Kristus di H…
Baca juga





