Manggarai Barat Perluas Vaksinasi Rabies di 12 Kecamatan hingga Juni 2024
Pemkab Manggarai Barat memperluas vaksinasi hewan penular rabies di 12 kecamatan sepanjang Januari–Juni 2024. Hingga pertengahan tahun, dinas setempat melaporkan capaian vaksinasi sekitar 53 persen dan menargetkan lebih dari 70 persen.
Oleh Asyinta Sastra
· Peristiwa: · 2 menit baca
Labuan Bajo — Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, memperluas vaksinasi hewan penular rabies (HPR) di 12 kecamatan sepanjang Januari hingga Juni 2024. Hingga Mei 2024, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan setempat telah memvaksin 16.465 HPR, sementara pada pertengahan tahun pemerintah daerah menargetkan cakupan di atas 70 persen untuk membangun kekebalan kelompok.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Manggarai Barat Abidin, dalam laporan media lokal yang mengutip keterangannya, menyebut vaksinasi rabies dilakukan pada anjing, kucing, dan kera. Pada Juni 2024, ia menjelaskan bahwa capaian vaksinasi baru berada di kisaran 53 persen saat laporan itu disampaikan, tetapi ia tidak merinci basis perhitungan persentase tersebut.
Abidin juga menyebut pemkab menempatkan penanganan rabies sebagai bagian penting dari pengendalian kesehatan hewan di daerah wisata itu. Menurut dia, upaya tersebut diperlukan karena Labuan Bajo adalah kawasan pariwisata prioritas yang rentan terganggu bila rabies tidak dikendalikan.
Dalam pemberitaan yang terbit pada Juni 2024, Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng mengatakan pemerintah daerah serius menangani rabies dan mendorong desa ikut membantu pembiayaan lewat dana desa. Ia menyebut pemerintah kabupaten telah menerbitkan instruksi bupati pada 2023 agar desa dapat memanfaatkan dana desa untuk penanganan rabies.
Berbagai laporan juga menunjukkan rabies masih menjadi perhatian di Manggarai Barat sepanjang 2024. Pemerintah daerah mengimbau pemilik HPR membawa hewan mereka ke layanan vaksinasi dan melaporkan setiap kasus gigitan agar petugas bisa melakukan tindak lanjut.
Data yang disebut dalam laporan menunjukkan total vaksinasi Januari–Juni 2024 mencapai 5.200 ekor, dengan sebaran di 12 kecamatan. Namun angka itu tidak disertai rincian resmi dalam naskah yang tersedia untuk seluruh kecamatan secara terpisah, sehingga pembacaan atas sebaran per kecamatan perlu merujuk pada dokumen dinas yang lebih lengkap.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Timor
Etape Pertama Tour de EnTeTe Hubungkan Malaka dan Belu
Pemerintah Provinsi NTT membuka etape pertama Tour de EnTeTe pada 4 November 2026 dengan jalan sehat 15 kilometer dari Malaka ke Belu yang diikuti sek…
Paling ramai di Flores

Berita utama hari ini

Baca juga




