NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

Penyuluh TTU Perkuat Produksi dan Akses Pasar Padi Petani

Penyuluh pertanian lapangan di Timor Tengah Utara mendampingi petani dari budidaya hingga pemasaran.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Reisfelder in Osttimor am Matebian.
Foto arsip: Reisfelder in Osttimor am Matebian. · Foto: Natália Carrascalão Antunes / Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0

AtambuaPenyuluh pertanian lapangan di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) memperkuat pendampingan kepada petani, mulai dari budidaya hingga akses pasar. Menurut Koordinator Tim Kerja Kabupaten TTU, Deni Paulus Kolis, pendampingan ini dilakukan agar peningkatan produksi pangan terhubung dengan saluran pemasaran yang lebih pasti bagi petani.

Pendampingan tidak hanya menyasar teknik budidaya. Deni mengatakan penyuluh membantu mencarikan pembeli sebelum masa panen sehingga ketika panen tiba, petani sudah memiliki calon pembeli dan tidak hanya mengandalkan konsumsi rumah tangga.

Pemasaran Disiapkan Sebelum Panen

Untuk komoditas padi, sebagian petani di TTU telah menjalin kerja sama pemasaran dengan Bulog setempat. Melalui skema ini, hasil panen dapat langsung dibeli setelah panen sehingga petani memperoleh kepastian pemasaran.

Deni menjelaskan, penyuluh juga berperan menghubungkan petani dengan pemasok atau pembeli lain di luar Bulog guna memperluas akses pasar. Pendampingan pasar diharapkan membuat hasil produksi tidak berhenti pada konsumsi keluarga, tetapi menjadi sumber pendapatan tambahan melalui penjualan gabah atau beras.

Ia menyebut, sebelum panen penyuluh aktif mencari dan memastikan adanya pemasok yang siap membeli. Langkah ini dilakukan agar petani tidak kesulitan menjual hasil panen pada saat musim panen berlangsung.

Di sisi lain, Dinas Pertanian TTU sebelumnya menargetkan peningkatan produktivitas padi melalui penguatan pembinaan oleh penyuluh di semua titik sawah. Kepala Dinas Pertanian TTU, Chairel Pah mengatakan produksi padi naik dari sekitar 3,5 ton per hektare menjadi sekitar 4,7 ton per hektare, dan ditargetkan dapat mencapai sekitar 5 ton per hektare per tahun.

Kendala Alsintan dan Pengelolaan Pupuk

Deni mengungkapkan bahwa ketersediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) masih menjadi kendala utama bagi petani TTU. Jumlah alsintan yang terbatas membuat petani harus bergantian menggunakan alat sehingga sebagian kegiatan budidaya tidak dapat dilakukan serentak.

Selain pasar dan alsintan, penyuluh juga mendampingi petani dalam penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) untuk pupuk. Menurut Deni, rencana kebutuhan pupuk disusun berdasarkan kebutuhan masing-masing kelompok tani dan menjadi dasar pengusulan pupuk bersubsidi.

Ia menambahkan, petani mengembangkan pupuk organik seperti bokashi untuk mengurangi beban biaya pupuk kimia. Kenaikan harga pupuk mendorong petani mengombinasikan pupuk organik dan anorganik agar tetap dapat menjaga produktivitas sambil menekan biaya produksi.

Pendampingan Menghadapi Perubahan Iklim

Sebelumnya, Deni juga menjelaskan bahwa penyuluh pertanian di TTU mendorong petani beradaptasi terhadap perubahan iklim. Pendampingan dilakukan melalui pengaturan waktu tanam, pemilihan varietas padi yang sesuai, serta pemanfaatan teknologi dan sarana produksi yang ada.

Menurut dia, pendampingan dilakukan secara berkelanjutan agar petani tetap berproduksi dengan mengikuti petunjuk penyuluh, meski menghadapi perubahan pola musim dan cuaca. Upaya ini diselaraskan dengan penguatan akses pasar dan dukungan sarana agar produksi yang dihasilkan petani tidak terhambat di tingkat pemasaran.

Dengan kombinasi pembinaan budidaya, pengelolaan pupuk, pencarian pembeli sebelum panen, dan adaptasi terhadap perubahan iklim, penyuluh pertanian lapangan di TTU diharapkan dapat membantu meningkatkan produksi padi sekaligus memperkuat posisi tawar petani di pasar lokal.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.