PLN Rampungkan Uji Jaringan Listrik Desa Watu Mori untuk 54 Keluarga
PLN UP2K Flores menyelesaikan uji komisioning jaringan listrik perdesaan di RT 04 dan Kampung Kongkilo, Desa Watu Mori, Manggarai Timur.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Borong — PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Flores menyelesaikan uji komisioning jaringan listrik perdesaan di RT 04 dan Kampung Kongkilo, Desa Watu Mori, Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat, 18 September 2026. Jaringan tegangan rendah sepanjang 3,17 kilometer sirkuit itu disiapkan untuk melayani 54 calon pelanggan.
Informasi tersebut disampaikan PLN melalui pemberitaan Pos-Kupang berdasarkan keterangan PLN UP2K Flores. Menurut laporan itu, uji komisioning dilakukan untuk memastikan seluruh instalasi jaringan memenuhi standar teknis, keselamatan kerja, dan keandalan sistem sebelum dioperasikan untuk pelayanan kepada masyarakat.
PLN UP2K Flores menyatakan, setelah komisioning tuntas, tahapan selanjutnya adalah persiapan pengoperasian dan penyambungan pelanggan sesuai prosedur yang berlaku. Penyalaan listrik akan dilakukan setelah persyaratan teknis, keselamatan, dan administrasi pelayanan dipenuhi oleh calon pelanggan.
Data pembangunan jaringan
- Lokasi: RT 04 dan Kampung Kongkilo, Desa Watu Mori.
- Kecamatan: Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur.
- Panjang jaringan tegangan rendah: 3,17 kilometer sirkuit.
- Jumlah calon pelanggan: 54 keluarga.
- Tahap terakhir yang dilaporkan: uji komisioning jaringan listrik perdesaan.
Manager PLN UP2K Flores Reza Eka Putra, dalam keterangan yang dikutip Pos-Kupang, menjelaskan bahwa uji komisioning di Watu Mori merupakan tahapan krusial untuk menjamin jaringan yang dibangun siap digunakan dari sisi teknis dan keselamatan. Ia menyampaikan tim PLN dan mitra kerja melalui proses panjang untuk menyelesaikan pembangunan jaringan hingga tahap pengujian.
Reza menyebut seluruh tahapan pembangunan dan pengujian jaringan listrik di RT 04 dan Kampung Kongkilo berjalan lancar. Dengan selesainya komisioning, 54 calon pelanggan di kawasan tersebut dinyatakan siap memasuki tahap pelayanan kelistrikan sesuai ketentuan.
Dampak bagi warga
Laporan Pos-Kupang menggambarkan pembangunan jaringan listrik di Watu Mori sebagai harapan baru bagi keluarga penerima manfaat. Kehadiran listrik diharapkan mendukung kegiatan pendidikan anak pada malam hari, memudahkan pekerjaan rumah tangga, serta membuka peluang usaha produktif di desa.
PLN UP2K Flores menegaskan bahwa aspek keselamatan, mutu, keandalan, dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi perhatian utama dalam setiap tahapan pembangunan dan pengujian jaringan listrik perdesaan. Setelah komisioning dinyatakan berhasil, proses penyambungan akan dilakukan secara bertahap mengikuti prosedur pelayanan kelistrikan.
Konteks perluasan listrik perdesaan
Pembangunan jaringan listrik di Desa Watu Mori merupakan bagian dari program perluasan infrastruktur kelistrikan perdesaan di Pulau Flores. Dalam sejumlah proyek sejenis yang dilaporkan sebelumnya, PLN UP2K Flores juga melaksanakan uji komisioning jaringan listrik desa di berbagai lokasi, sebagai syarat sebelum jaringan dialiri listrik dan disambungkan ke rumah-rumah warga.
Melalui pola kerja tersebut, PLN berupaya memperluas akses listrik ke desa dan dusun yang belum terlayani jaringan PLN, agar warga di wilayah perdesaan dapat menikmati listrik yang andal dan aman.
Sumber
Berita berikutnya

DPRD Manggarai Barat Tutup Masa Sidang III, Buka Masa Sidang I 2025/2026
DPRD Kabupaten Manggarai Barat menutup Masa Sidang III dan membuka Masa Sidang I Tahun Sidang 2025/2026 melalui rapat paripurna di Labuan Bajo pada 18…
Baca juga



