Sat Polairud Perbaiki Darurat Jembatan Dermaga Kampung Ujung
Sat Polairud Polres Manggarai Barat memperbaiki darurat Jembatan Dermaga Kampung Ujung di Labuan Bajo setelah warga mengeluhkan papan dan anak tangga yang lapuk. Pengerjaan disebut selesai sekitar 1,5 jam.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Labuan Bajo — Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Manggarai Barat memperbaiki darurat Jembatan Dermaga Kampung Ujung, Kelurahan Labuan Bajo, pada Selasa, 1 September 2026. Perbaikan itu dilakukan setelah warga mengunggah kondisi papan lantai dan anak tangga jembatan yang lapuk di media sosial.
Menurut laporan Okebajo.com, personel Sat Polairud turun ke lokasi sekitar pukul 08.30 WITA untuk memeriksa kerusakan dan melakukan penanganan awal. Papan yang rusak dibongkar lalu diganti dengan kayu yang dinilai lebih kuat untuk lingkungan laut.
Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang mengatakan tindakan itu diambil untuk merespons informasi masyarakat dan mencegah kecelakaan. Ia menyebut paparan air laut, cuaca ekstrem, dan pasang surut membuat material kayu cepat lapuk.
Dalam unggahan warga yang dikutip laporan tersebut, sejumlah papan lantai dan anak tangga jembatan kayu tampak patah atau hilang sehingga menyisakan lubang pada akses menuju dermaga. Seorang warga yang disebut bekerja sebagai pengangkut logistik, Abdulah, 45 tahun, mengatakan kondisi itu menyulitkan warga saat membawa barang ke kapal.
Perbaikan singkat
Okebajo.com melaporkan pengerjaan selesai dalam waktu sekitar 1,5 jam. Sebelum akses kembali dipakai, personel Sat Polairud melakukan pengujian sederhana terhadap papan yang baru dipasang untuk memeriksa kekuatan dan daya tahannya.
Bagian penyangga juga diperkuat. Langkah itu dilakukan agar akses di Kampung Ujung tetap aman dipakai sementara waktu oleh warga, nelayan, pelaku usaha, dan wisatawan yang menggunakan kawasan tersebut.
Sat Polairud berencana berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan dan instansi terkait untuk pemeliharaan lanjutan. Laporan yang sama menyebut belum ada rincian teknis soal rehabilitasi permanen, jadwal pemeriksaan berikutnya, maupun instansi utama yang menangani pemeliharaan dermaga.
Pada periode yang sama, informasi resmi di situs Polres Manggarai Barat menunjukkan satuan itu berkantor di kawasan Labuan Bajo, sehingga langkah perbaikan darurat di Kampung Ujung dilakukan dalam jangkauan tugas kepolisian setempat. Sementara itu, pemberitaan lain tentang kawasan Kampung Ujung pada 2025 juga menyebut area itu sebagai dermaga yang menjadi bagian penting aktivitas pesisir dan wisata di Labuan Bajo.
Kerusakan jembatan tersebut pertama kali diketahui publik melalui unggahan warga pada 31 Agustus 2026. Sehari kemudian, Sat Polairud melakukan perbaikan darurat dan membuka kembali akses setelah penggantian papan serta penguatan struktur selesai dilakukan.
Sumber
Berita berikutnya

Wae Rebo Dibuka Terbatas Pascagempa M 7,7 di Flores
Desa Wisata Wae Rebo di Kabupaten Manggarai kembali menerima wisatawan secara terbatas setelah hampir dua pekan ditutup pascagempa magnitudo 7,7 pada…
Baca juga



