Telkomsel Targetkan Perbaikan Jaringan Flores Timur dan Lembata November
Telkomsel menargetkan perbaikan gangguan jaringan di Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata selesai pada November 2026. Gangguan berlangsung hampir satu bulan akibat putusnya kabel laut.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Larantuka — Pada 21 Oktober 2026, Telkomsel menyampaikan target baru bahwa perbaikan gangguan jaringan di Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata dituntaskan pada November 2026. Gangguan layanan berlangsung hampir satu bulan dan belum sepenuhnya teratasi.
Manager Corporate Communications Jawa Bali Telkomsel Erwin Kusumawan mengonfirmasi target tersebut pada Rabu, 21 Oktober 2026. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan di Flores Timur dan Lembata.
Gangguan terjadi karena terputusnya Sistem Komunikasi Kabel Laut yang menghubungkan kedua wilayah. Telkomsel mengoperasikan jaringan cadangan berbasis radio dan satelit agar layanan komunikasi tetap dapat digunakan. Pelanggan di sejumlah lokasi masih dapat mengalami penurunan kualitas layanan dibandingkan kondisi normal.
Perusahaan juga mengoptimalkan jaringan dan berkoordinasi dengan TelkomGroup melalui InfraNexia untuk mempercepat perbaikan Sistem Komunikasi Kabel Laut serta pemulihan layanan secara bertahap. Target November 2026 tetap memperhatikan kondisi cuaca dan aspek teknis di lapangan.
Gangguan jaringan berdampak pada konektivitas Flores Timur dan Lembata
Bagi pembaca di Pulau Flores dan Kabupaten Lembata, gangguan ini menyangkut akses komunikasi sehari-hari. Lembata merupakan kabupaten kepulauan yang terhubung dengan jaringan layanan yang sama dalam laporan tersebut. Informasi mengenai jaringan cadangan memberi gambaran bahwa layanan masih tersedia, tetapi kualitasnya belum sepenuhnya normal.
Laporan sebelumnya menyebut gangguan berkaitan dengan putusnya jaringan fiber optik bawah laut. Telkomsel menyatakan penanganan dan optimalisasi jaringan dilakukan, termasuk pengalihan trafik melalui jalur alternatif untuk mengurangi dampak terhadap pelanggan.
Tahap berikutnya adalah perbaikan Sistem Komunikasi Kabel Laut dan pemulihan layanan secara bertahap. Telkomsel menargetkan proses itu selesai pada November 2026, dengan pelaksanaan menyesuaikan cuaca dan kondisi teknis di lapangan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Bencana
BPBD Lembata Sebut Abrasi sebagai Ancaman Bencana Prioritas
BPBD Lembata menyebut abrasi sebagai ancaman bencana prioritas. Pengamatan visual di Pantai SGB Bungsu menunjukkan delapan baris pohon kelapa terdampa…
Terbaru di Flores

Baca juga



