NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

Undana Dampingi Warga Sumlili Kembangkan Wisata Pesisir

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Undana melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui Rumah Inovasi Wisata Pesisir di Desa Sumlili, Kupang Barat.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 4 menit baca

Kupang — Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP), Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana mendampingi warga Desa Sumlili, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, melalui program Rumah Inovasi Wisata Pesisir pada 31 Agustus 2026. Menurut laporan yang disampaikan pada Senin, 14 September 2026, kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 13.00 WITA dengan melibatkan Kelompok Tani Muda Batulesa dan kelompok perempuan setempat.

Program pengabdian kepada masyarakat itu mengusung tema “Rumah Inovasi Wisata Pesisir Desa Sumlili: Penguatan SDM Lokal Melalui Ekonomi Biru dan Digital Tourism”. Menurut pemberitaan mengenai kegiatan tersebut, tujuan utama program adalah meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir dalam mengembangkan wisata berbasis masyarakat, memanfaatkan teknologi digital, mengembangkan usaha kreatif berbasis hasil laut, dan memperkuat kesadaran pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan.

Laporan media lokal menyebutkan bahwa kegiatan dilaksanakan di halaman rumah Ketua Kelompok Tani Muda Batulesa, Okto Herman Nggonggoek, dan diikuti anggota kelompok tani muda serta kelompok perempuan atau ibu-ibu Desa Sumlili. Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Winster Larwuy, menyampaikan bahwa masyarakat lokal perlu ditempatkan sebagai pelaku utama dalam pengembangan wisata pesisir dan ekonomi biru.

Data umum kegiatan yang dapat dihimpun dari pemberitaan adalah sebagai berikut.

  • Waktu pelaksanaan: 31 Agustus 2026, pukul 09.00–13.00 WITA.
  • Lokasi: Desa Sumlili, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.
  • Agenda utama: empat rangkaian kegiatan dalam satu program Rumah Inovasi Wisata Pesisir.
  • Kelompok penerima manfaat: Kelompok Tani Muda Batulesa dan kelompok perempuan/ibu-ibu masyarakat Desa Sumlili.

Pelatihan dasar hospitality dan desa wisata

Agenda pertama program adalah pelatihan dasar hospitality dan desa wisata. Menurut laporan kegiatan, materi pelatihan mencakup pengenalan konsep desa wisata, standar pelayanan bagi tamu, dan etika melayani wisatawan, dengan penekanan pada aspek keramahan, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan di lingkungan destinasi.

Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan warga yang berpotensi terlibat langsung dalam pelayanan wisata di Desa Sumlili dan kawasan Pantai Alamanda. Penguatan kapasitas pelayanan wisata disebut sebagai salah satu prasyarat bagi pengembangan destinasi berbasis masyarakat di pesisir setempat.

Pelatihan digital tourism

Agenda kedua berupa pelatihan digital tourism. Warga diperkenalkan pada penggunaan media sosial untuk promosi, pembuatan konten wisata sederhana, dan teknik fotografi dasar dengan telepon genggam. Pelatihan ini diarahkan agar masyarakat dapat memperkenalkan potensi Desa Sumlili dan Pantai Alamanda melalui platform digital, tidak hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut.

Program digital tourism tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas jangkauan informasi tentang destinasi pesisir di Kupang Barat. Pengelola program menekankan pentingnya kemampuan warga memproduksi dan mengelola konten promosi secara mandiri untuk mendukung kunjungan wisata.

Potensi pesisir Desa Sumlili

Desa Sumlili digambarkan memiliki peluang pengembangan wisata pesisir dan ekonomi masyarakat berbasis sumber daya laut. Potensi yang disebutkan dalam pemberitaan meliputi panorama Pantai Alamanda, hamparan pasir pantai, suasana pesisir yang masih relatif alami, serta peluang wisata bahari. Informasi pariwisata independen juga mencatat Pantai Alamanda berlokasi di Desa Sumlili, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, dengan fasilitas dasar seperti area istirahat dan akses umum.

Program Rumah Inovasi Wisata Pesisir didesain sebagai kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat kapasitas masyarakat pesisir yang tinggal di sekitar pantai tersebut. Arah program meliputi pengembangan wisata berbasis masyarakat, pemanfaatan teknologi digital, pengembangan usaha kreatif berbasis hasil laut, dan peningkatan kesadaran pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan.

Empat agenda utama pengabdian

Dalam pemberitaan disebutkan terdapat empat agenda utama dalam Rumah Inovasi Wisata Pesisir Desa Sumlili. Dua di antaranya yang sudah dijelaskan adalah pelatihan dasar hospitality dan desa wisata, serta pelatihan digital tourism. Secara umum, empat agenda tersebut berada dalam kerangka penguatan sumber daya manusia lokal, pengembangan usaha berbasis hasil laut, dan penguatan kelembagaan masyarakat pesisir.

Kegiatan pada 31 Agustus 2026 itu menjadi salah satu rangkaian pengabdian Undana yang berbasis ekonomi biru dan wisata pesisir di Kabupaten Kupang. Melalui program ini, perguruan tinggi berupaya menempatkan masyarakat sebagai aktor utama dalam pengelolaan dan promosi Pantai Alamanda dan kawasan sekitarnya.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.