Berapa Sekolah NTT Direvitalisasi dan Menerima Perangkat Digital?
Program pendidikan NTT pada 2025 mencakup revitalisasi 576 satuan pendidikan dan penyaluran 9.019 IFP. Berikut cara membaca cakupan, jenjang, dan batas makna angkanya.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Digitalisasi sekolah di Nusa Tenggara Timur pada capaian 2025 mencakup penyaluran 9.019 Interactive Flat Panel (IFP) dan revitalisasi 576 satuan pendidikan. Program ini menjangkau jenjang PAUD hingga pendidikan kesetaraan, tetapi angka perangkat dan sekolah yang direvitalisasi mengukur dua hal berbeda.
Apa saja yang dicapai pada 2025?
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyatakan 576 satuan pendidikan di NTT direvitalisasi pada 2025. Rinciannya 43 PAUD, 234 SD, 174 SMP, 64 SMA, 44 SMK, 9 SLB, dan 8 PKBM, dengan anggaran lebih dari Rp589 miliar, menurut Kemendikdasmen, 2026.
Revitalisasi berarti program mencakup pembangunan atau renovasi gedung sekolah. Karena itu, angka tersebut tidak sama dengan jumlah sekolah yang menerima perangkat digital.
Berapa sekolah yang menerima perangkat?
Kemendikdasmen mencatat 9.019 IFP disalurkan untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi di NTT sebagai capaian 2025. Distribusinya mencakup 907 PAUD, 5.244 SD, 1.870 SMP, 609 SMA, 306 SMK, 49 SLB, 16 SKB, dan 18 PKBM, menurut Kemendikdasmen, 2026.
Rincian itu menunjukkan cakupan satuan pendidikan yang masuk program distribusi, bukan jumlah IFP per sekolah. Satu angka menghitung perangkat, sedangkan angka lainnya menghitung satuan pendidikan.
Apakah semua jenjang pendidikan masuk program?
Ya. Data pemerintah mencakup pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan menengah, sekolah luar biasa, serta jalur kesetaraan melalui SKB dan PKBM.
Untuk revitalisasi, kategori yang disebut ialah PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, dan SKB. Untuk distribusi IFP, pemerintah juga mencantumkan PKBM sebagai penerima cakupan.
Bagaimana membaca angka tersebut?
Data BPS menyediakan indikator pendidikan NTT, termasuk Angka Partisipasi Kasar menurut jenjang dan Angka Partisipasi Sekolah menurut kelompok umur. Publikasi Statistik Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur 2024 diterbitkan pada 23 Mei 2025, menurut BPS Provinsi Nusa Tenggara Timur, 2025.
Indikator BPS tentang partisipasi pendidikan tidak dapat langsung dibandingkan dengan jumlah IFP atau satuan pendidikan yang direvitalisasi. Ketiganya menjawab pertanyaan berbeda: keterlibatan penduduk dalam pendidikan, dukungan perangkat belajar, dan perbaikan sarana.
Apa arti program ini bagi sekolah di NTT?
Program 2025 menunjukkan intervensi pemerintah berjalan melalui dua jalur: perbaikan fisik satuan pendidikan dan penyediaan perangkat pembelajaran digital. Cakupannya meliputi sekolah serta lembaga pendidikan kesetaraan di berbagai jenjang.
Angka-angka itu belum dengan sendirinya menunjukkan perubahan hasil belajar atau tingkat pemakaian perangkat. Penilaian tersebut memerlukan indikator pendidikan lain yang diterbitkan secara terpisah.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Olahraga
Kejurda Cricket NTT 2026 Resmi Dibuka di Kupang
Kejurda Cricket NTT 2026 dibuka di Kupang pada 27 Oktober dengan sembilan tim dari lima kabupaten/kota. Kompetisi berlangsung hingga 31 Oktober untuk…
Terbaru di Pendidikan

Baca juga





