Konferensi Republik Dimulai di Maumere, Berlanjut di Ledalero
Konferensi Republik di Maumere membahas demokrasi, kedaulatan rakyat, dan persoalan Flores. Rangkaian forum menghadirkan 39 narasumber dan berlanjut di Ledalero.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Maumere — Konferensi Republik berlangsung di Universitas Nusa Nipa, Kabupaten Sikka, pada Jumat, 30 Oktober 2026. Forum ini menjadi ruang pertemuan masyarakat sipil untuk membahas persoalan demokrasi, kedaulatan rakyat, hukum, hak asasi manusia, lingkungan, pendidikan, dan pembangunan.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari di dua kampus. Hari pertama digelar di Universitas Nusa Nipa, Maumere. Puncak konferensi dijadwalkan pada Sabtu, 31 Oktober 2026, di Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero, Nita, Kabupaten Sikka.
Penyelenggara menghadirkan 39 tokoh intelektual lokal dan nasional sebagai narasumber. Forum ini terbuka bagi peserta umum secara luring dan daring. Penyelenggara menargetkan sekitar 3.000 peserta.
Topik yang dibawa tidak hanya menyangkut isu nasional. Persoalan Flores seperti perdagangan orang, kekerasan terhadap perempuan, air bersih, pendidikan, ekologi, dan geotermal juga masuk dalam pembahasan. Sejumlah pembicara dijadwalkan menyampaikan pandangan dari bidang politik, demokrasi, kehidupan publik, serta pembangunan daerah.
Forum Flores untuk mengawal demokrasi dan pembangunan daerah
Konferensi ini relevan bagi pembaca di Flores karena mempertemukan kampus, media, aktivis, lembaga keagamaan, intelektual, dan masyarakat umum dalam satu ruang diskusi. Penyelenggara menempatkan masyarakat sipil sebagai pihak yang ikut mengawasi kebijakan dan pelaksanaan pemerintahan.
Rektor IFTK Ledalero, Pater Prof. Dr. Otto Gusti Ndegong Madung, SVD, menyoroti kecenderungan pemusatan kembali kekuasaan di pemerintah pusat. Ia juga mengaitkannya dengan pemangkasan transfer ke daerah yang dinilai dapat membatasi kemampuan pemerintah daerah menjalankan program pembangunan.
Konferensi Republik mengusung tema “Masyarakat Sipil dan Masa Depan Republik”. Penyelenggara berharap forum ini menghasilkan pernyataan bersama yang menegaskan kedaulatan rakyat serta mendorong pemerintah terbuka terhadap kritik.
Pada 31 Oktober 2026, agenda berlanjut di IFTK Ledalero.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pendidikan
Science Film Festival 2026 Hadir di Maumere dengan Eksperimen Sains
Science Film Festival 2026 berlangsung hibrida hingga 14 November dan menjangkau pelajar SD hingga SMA. Maumere termasuk lokasi kegiatan dengan eksper…
Terbaru di Pendidikan

Berita utama hari ini

Baca juga





