NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

BI NTT Catat 5.633 Transaksi QRIS Selama PQN 2026 di Kupang

Bank Indonesia NTT mencatat 5.633 transaksi QRIS dengan nilai sekitar Rp203 juta selama QRIStreet Festival x Takuju Market Vol. 5 yang menjadi bagian puncak Pekan QRIS Nasional 2026 di Kupang.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 4 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Ini adalah gambar bagian depan jalan Pasar Penfui yang terletak di Kelurahan Penfui, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia.
Foto arsip: Ini adalah gambar bagian depan jalan Pasar Penfui yang terletak di Kelurahan Penfui, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. · Foto: Marisa Nubatonis / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Kupang — Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat 5.633 transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dengan nilai sekitar Rp203 juta selama rangkaian Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 di Kota Kupang, melalui kegiatan QRIStreet Festival x Takuju Market Vol. 5 yang berlangsung empat hari di halaman Swiss-Belcourt Kupang.

Menurut laporan Suara Merdeka NTT, transaksi tersebut melibatkan lebih dari 35 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi tenant dalam festival itu. Kegiatan QRIStreet Festival x Takuju Market Vol. 5 disebut sebagai puncak rangkaian PQN 2026 di Kota Kupang dan digelar pada 14–17 Agustus 2026.

Suara Merdeka NTT menulis, Kepala Perwakilan BI NTT Adidoyo Prakoso menjelaskan bahwa capaian transaksi ini menunjukkan pembayaran digital mulai menjadi bagian dari aktivitas usaha pelaku UMKM di Kota Kupang. Dalam pemberitaan lain, Adidoyo sebelumnya menyebut peningkatan pesat transaksi QRIS di NTT sebagai bagian dari lompatan digitalisasi ekonomi daerah.

Data utama kegiatan QRIStreet Festival x Takuju Market Vol. 5 sebagaimana diberitakan Suara Merdeka NTT adalah:

  • Jumlah transaksi: 5.633 transaksi QRIS.
  • Nilai transaksi: sekitar Rp203 juta.
  • Peserta usaha: lebih dari 35 UMKM.
  • Lokasi kegiatan: halaman Swiss-Belcourt Kupang, Kota Kupang.

Suara Merdeka NTT menjelaskan bahwa penggunaan QRIS selama festival memberikan kemudahan bagi konsumen dan pelaku usaha, sekaligus memperkuat kebiasaan transaksi digital di kalangan UMKM lokal. BI NTT memanfaatkan momentum PQN 2026 untuk memperluas akseptansi pembayaran nontunai, antara lain di kawasan perbatasan melalui edukasi kewajiban Rupiah dan perluasan penggunaan QRIS bagi pelaku UMKM di Pasar Tangkap Dolar.

Kolaborasi BI dan komunitas kreatif

QRIStreet Festival x Takuju Market Vol. 5 merupakan kelanjutan kolaborasi antara BI NTT dan komunitas kreatif di Kota Kupang, yang sebelumnya telah digelar dalam Katong Manise dan Takuju Market Volume 4 pada 2025. Festival ini menghadirkan kurasi tenant UMKM sektor makanan, minuman, dan produk kreatif, serta menggabungkan hiburan seperti musik dan pertunjukan dengan edukasi transaksi digital.

Dalam beberapa kegiatan serupa, BI mewajibkan penggunaan QRIS untuk seluruh transaksi di area festival sehingga pengunjung dapat mempraktikkan langsung pembayaran digital. BI menilai sistem pembayaran nontunai berbasis QRIS memudahkan transaksi antara konsumen dan pelaku usaha serta mendukung aktivitas ekonomi UMKM.

Di luar festival, dalam rangka PQN NTT sebelumnya, BI juga menggandeng Pemerintah Kota Kupang untuk menerapkan pembayaran digital pada angkutan kota (bemo), termasuk pemasangan stiker edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah dan pengenalan QRIS sebagai alat bayar. Upaya ini sejalan dengan strategi BI memperluas ekosistem pembayaran digital di ruang publik.

Konteks PQN 2026 dan agenda lanjutan

PQN 2026 di berbagai daerah, termasuk NTT, terhubung dengan program nasional penguatan digitalisasi sistem pembayaran melalui QRIS, antara lain lewat ajang QRIS Jelajah Kuliner Indonesia yang diselenggarakan di 46 kantor perwakilan BI dalam negeri. Di wilayah lain, program ini dikemas sebagai kompetisi berjenjang dari tingkat daerah hingga kawasan untuk mendorong digitalisasi kuliner dan pariwisata.

Secara nasional, BI mencatat akseptansi QRIS telah menjangkau puluhan juta merchant yang mayoritas UMKM dan mendukung puluhan miliar transaksi dengan nilai ribuan triliun rupiah hingga triwulan I 2026. Di NTT, pemberitaan sebelumnya menunjukkan tren kenaikan tajam, dengan 32,7 juta transaksi QRIS bernilai Rp2,92 triliun per September 2025, serta ratusan ribu merchant dan pengguna aktif.

Capaian 5.633 transaksi QRIS senilai Rp203 juta selama QRIStreet Festival x Takuju Market Vol. 5 di Kupang memperlihatkan kontribusi kegiatan festival tematik terhadap perluasan penggunaan pembayaran digital di tingkat lokal. Namun, angka tersebut hanya menggambarkan aktivitas di satu festival dan tidak mewakili keseluruhan transaksi QRIS di NTT.

Sumber

Berita berikutnya

Penjualan Beras Kupang Emas Tembus 128 Ton

Penjualan beras lokal Kupang Emas yang diproduksi CV SPM dilaporkan mencapai sekitar 128 ton dalam beberapa bulan terakhir, melampaui target awal 60–8…

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.