NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

BPOLBF Perkuat Kolaborasi untuk Tiga Event KEN 2026 di NTT

BPOLBF menggelar forum kolaborasi lintas pemangku kepentingan di Labuan Bajo untuk menyukseskan Festival Golo Koe 2026, salah satu dari tiga event NTT dalam Karisma Event Nusantara.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 4 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Labuan Bajo is a fishing town located at the western end of Flores in the Nusa Tenggara region of east Indonesia.
Foto arsip: Labuan Bajo is a fishing town located at the western end of Flores in the Nusa Tenggara region of east Indonesia. · Foto: Jorge Láscar from Melbourne, Australia / Wikimedia Commons, CC BY 2.0

Labuan Bajo — Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, pelaku wisata, dan media menjelang pelaksanaan Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 melalui forum Diskusi Kolaborasi bersama Media dan Bincang Kepariwisataan pada Selasa, 21 Juli 2026 di Labuan Bajo.

Menurut keterangan resmi BPOLBF, forum tersebut digelar untuk menyinergikan promosi, paket perjalanan, dan tata kelola kegiatan sehingga festival tidak hanya menjadi atraksi, tetapi juga menguatkan posisi Labuan Bajo sebagai destinasi wisata berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.

Tiga agenda KEN 2026 di NTT

BPOLBF menyebut Nusa Tenggara Timur berhasil menempatkan tiga agenda dalam daftar 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang ditetapkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Tiga agenda itu adalah Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara di Kabupaten Manggarai Barat, Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari di Kabupaten Manggarai, dan Festival Lamaholot di Kabupaten Lembata.

Plt. Direktur Utama BPOLBF Andhy M.T. Marpaung menyatakan event berkualitas seperti Festival Golo Koe diharapkan memperkaya pengalaman wisatawan sekaligus mempertemukan mereka langsung dengan budaya, seni, dan produk lokal Labuan Bajo. Menurut dia, festival ini menjadi momentum untuk menguatkan citra destinasi dan mendorong partisipasi pelaku usaha lokal dalam rantai nilai pariwisata.

Festival Golo Koe 2026 dijadwalkan berlangsung selama enam hari pada 10–15 Agustus 2026. Puncak kegiatan berlokasi di kawasan Waterfront City Marina Labuan Bajo dan Bukit Golo Koe, dengan rangkaian acara yang menggabungkan unsur religius Katolik, budaya Manggarai, pameran ekonomi kreatif, kegiatan sosial, dan aksi lingkungan.

Rilis resmi panitia festival menyebut kegiatan pekan puncak antara lain pembukaan pameran UMKM dan ekonomi kreatif, pentas seni budaya Nusantara, kebangkitan rohani Katolik, edukasi dan aksi lingkungan seperti penanaman mangrove dan rehabilitasi terumbu karang, bakti sosial kesehatan, karnaval budaya, tarian massal Maria Assumpta Nusantara, teater budaya Manggarai dan pertunjukan caci, prosesi akbar Maria Assumpta Nusantara melalui laut dan darat, serta Ekaristi Akbar dan konser penutup.

Promosi, paket wisata, dan wisata religi

BPOLBF menempatkan Festival Golo Koe sebagai bagian dari pengembangan wisata religi Katolik di Flores. Panitia menjelaskan bahwa rangkaian festival terbagi dalam dua fase besar: prosesi Maria Assumpta Nusantara yang mengunjungi 26 paroki di Keuskupan Labuan Bajo pada 1 Juli–5 Agustus 2026, dan pekan puncak di Labuan Bajo pada 10–15 Agustus 2026.

Prosesi tersebut menghubungkan paroki-paroki di darat dan laut dengan perarakan patung Bunda Maria Assumpta Nusantara, dan diharapkan memperkuat jalur ziarah sekaligus memperkenalkan destinasi religi dan budaya di daratan Labuan Bajo kepada peziarah dan wisatawan.

Dalam forum koordinasi 21 Juli 2026, BPOLBF mendorong penyusunan paket wisata terintegrasi agar kunjungan ke festival dihubungkan dengan destinasi lain di Labuan Bajo dan Flores. Strategi ini ditujukan untuk memperpanjang lama tinggal wisatawan, memperluas sebaran belanja, dan meningkatkan peluang keterlibatan usaha lokal dalam jasa perjalanan, pemanduan, dan penjualan produk kreatif.

Integrasi layanan informasi wisata

Dari sisi informasi wisata, BPOLBF menyoroti pentingnya penguatan kanal resmi agar wisatawan memperoleh informasi yang terverifikasi mengenai destinasi, operator tur, dan pelaku usaha.

Dalam beberapa kesempatan, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mempromosikan aplikasi Gendang Mabar sebagai salah satu platform informasi pariwisata daerah. Di tingkat nasional, Balai Taman Nasional Komodo juga mengembangkan sistem informasi dan reservasi digital untuk kunjungan ke kawasan konservasi.

BPOLBF menyatakan siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pengelola kawasan konservasi untuk menyinergikan kanal informasi tersebut, sehingga wisatawan yang datang ke Festival Golo Koe dan destinasi lain di Labuan Bajo dapat mengakses data resmi mengenai jadwal kegiatan, tata tertib kunjungan, serta daftar pelaku usaha yang telah terverifikasi.

Bagi pelaku ekonomi lokal, festival dan penguatan kanal informasi membuka peluang penjualan produk kuliner dan ekonomi kreatif, penyediaan jasa pemandu, serta partisipasi dalam paket wisata. Namun, hingga saat ini belum tersedia data terpublikasi mengenai jumlah wisatawan, nilai transaksi, dan sebaran manfaat ekonomi Festival Golo Koe 2026 bagi pelaku usaha di Labuan Bajo dan sekitarnya.

Posisi Festival Golo Koe di KEN 2026

Dalam pengumuman Karisma Event Nusantara 2026, Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara tercatat sebagai salah satu dari 125 event unggulan nasional dan kembali masuk daftar 10 besar event terbaik. BPOLBF menilai pencapaian ini memperkuat posisi Labuan Bajo dalam peta pariwisata nasional dan menjadi dasar untuk mendorong kolaborasi lintas sektor.

Selain Festival Golo Koe, Festival Golo Curu dan Festival Lamaholot juga diposisikan sebagai pintu promosi daerah masing-masing. Jadwal rinci dan susunan acara kedua festival tersebut belum dipublikasikan selengkap Festival Golo Koe, tetapi BPOLBF menyebut ketiganya sebagai satu rangkaian penting dalam upaya NTT memanfaatkan KEN 2026 untuk memperluas promosi pariwisata dan budaya.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.