Pemkab Kupang dan Undana Kolaborasi Proyek Patung Yesus di Semau
Pemerintah Kabupaten Kupang melibatkan Universitas Nusa Cendana dalam sayembara desain dan perencanaan teknis pembangunan Patung Yesus Kristus Memberkati di Tanjung Batu Kong, Pulau Semau.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Kupang — Pemerintah Kabupaten Kupang menjalin kerja sama dengan Universitas Nusa Cendana (Undana) untuk mendukung pengembangan kawasan wisata rohani di Pulau Semau melalui pembangunan Patung Yesus Kristus Memberkati di Tanjung Batu Kong, Desa Hansisi, Kecamatan Semau.
Rencana pembangunan patung ini telah melalui tahap sayembara desain yang melibatkan unsur akademik Undana, khususnya Program Studi Teknik Sipil, sebagai sekretariat panitia sayembara dan mitra teknis pemerintah daerah.
Sayembara desain dan peran Undana
Dokumen Kerangka Acuan (Term of Reference/TOR) Sayembara Patung Yesus Kristus Memberkati menyebut tujuan utama sayembara adalah mewujudkan desain patung sebagai landmark taman rohani di Tanjung Batu Kong, Pulau Semau.
Dalam TOR itu dijelaskan bahwa sekretariat panitia sayembara berkedudukan di Program Studi Teknik Sipil Undana di Penfui, Kota Kupang.
Sayembara dibuka untuk umum dan kelompok, dengan batas waktu penyerahan karya hingga pertengahan 2025.
Pemenang sayembara berasal dari kalangan mahasiswa arsitektur, dengan rancangan patung setinggi sekitar 50 meter dan pengembangan kawasan pendukung seperti wisma peziarah, kapel, amfiteater, plaza, taman bunga, rumah retret, serta galeri dan museum.
Lokasi dan rencana teknis pembangunan
Pemerintah Kabupaten Kupang menetapkan lokasi pembangunan Patung Yesus Kristus Memberkati di Tanjung Batu Kong, Desa Hansisi, Kecamatan Semau.
Pejabat pemerintah daerah menyebut patung yang direncanakan akan menjadi ikon wisata rohani baru di Pulau Semau dan bagian dari program pembangunan jangka menengah daerah.
Pemerintah daerah menyatakan pembangunan patung akan mulai dikerjakan pada 2026 dengan pembiayaan dari anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Kupang.
Beberapa pernyataan pejabat mengungkap variasi rencana ukuran patung, mulai dari sekitar 40 meter hingga 50 meter, dan menempatkan proyek ini dalam kerangka pengembangan kawasan wisata rohani Hansisi.
Penguatan kerja sama daerah–kampus
Selain keterlibatan Undana dalam penyelenggaraan sayembara, universitas ini dan Pemerintah Kabupaten Kupang menandatangani nota kesepahaman kerja sama yang mencakup penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan dukungan teknis untuk program pembangunan daerah.
Penandatanganan nota kesepahaman itu menjadi dasar bagi perjanjian kerja sama tingkat dinas teknis dan fakultas yang relevan, termasuk fakultas yang menangani sains dan teknik.
Dalam konteks pengembangan Pulau Semau sebagai destinasi wisata, pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah program infrastruktur dan pariwisata yang menempatkan pembangunan patung sebagai salah satu ikon kawasan.
Pemerintah daerah menyebut pulau ini memiliki potensi wisata alam yang kuat dan berharap pembangunan patung serta penataan kawasan rohani dapat memperkuat kunjungan wisatawan sekaligus mendorong kegiatan ekonomi kreatif masyarakat setempat.
Sumber
Berita berikutnya

FEB Undana Latih 30 UMKM Pariwisata di Labuan Bajo
FEB Undana melatih 30 UMKM pariwisata di Labuan Bajo bersama Universiti Kebangsaan Malaysia dan mitra dari India. Program menekankan ekonomi hijau dan…
Baca juga


