Pemkab Rote Ndao Jemput Jenazah Wili Mbuik Korban Penembakan Papua
Jenazah Wili Mbuik, CPNS Dinas Pertanian Jayawijaya asal Rote Ndao yang tewas dalam penembakan di Papua Pegunungan, tiba di rumah duka Busalangga pada Jumat, 11 September 2026.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Rote Ndao — Jenazah Wili Mbuik, calon pegawai negeri sipil Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya asal Rote Ndao, tiba di rumah duka di Kelurahan Busalangga, Kecamatan Rote Barat Laut, pada Jumat, 11 September 2026, setelah perjalanan laut dari Kupang ke Pelabuhan Pantai Baru.
Menurut keterangan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, jenazah Wili Mbuik tiba melalui Pelabuhan Pantai Baru dan langsung disambut jajaran pemerintah daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sebelum diantar ke rumah keluarga sebagai bentuk penghormatan dan dukungan kepada keluarga yang berduka.
Pemerintah daerah menyebut penjemputan dilakukan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Rote Ndao Daniel W. Nalle, Kapolres Rote Ndao AKBP Henry Eko Irawan, Wakil Ketua DPRD Rote Ndao Denison Moy, sejumlah anggota DPRD, jajaran Forkopimda, para asisten sekretaris daerah, dan para kepala perangkat daerah.
Pengawalan dari Pelabuhan Pantai Baru
Media Memorandum melaporkan Kapolres Rote Ndao AKBP Henry Eko Irawan mengawal langsung pemulangan jenazah dari Pelabuhan ASDP Pantai Baru menuju rumah duka di Busalangga.
Menurut laporan tersebut, ambulans yang membawa jenazah tiba di Dermaga Pantai Baru menggunakan kapal penyeberangan dan kemudian mendapat pengawalan personel Satuan Lalu Lintas Polres Rote Ndao hingga ke rumah duka.
Pengawalan dilakukan menggunakan dua kendaraan kepolisian, yakni mobil patroli lalu lintas Double Cabin D-Max di bagian depan dan Toyota Rush di belakang, dengan Kapolres memimpin langsung rombongan.
Memorandum menyebut pengawalan jenazah sebagai bagian dari pelayanan sosial kepolisian untuk menjaga keamanan dan kelancaran perjalanan dari pelabuhan ke rumah duka.
Dukungan pemerintah kepada keluarga
Dalam keterangan resminya, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan menegaskan bahwa penjemputan jenazah merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada warga yang menjadi korban kekerasan bersenjata di Papua Pegunungan.
Pemerintah daerah menyebut keluarga Wili Mbuik mendapat dukungan dan fasilitasi dari sejumlah pihak selama proses penanganan dan pemulangan jenazah, termasuk pemerintah daerah di Papua Pegunungan dan Nusa Tenggara Timur.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan pemerintah di Papua Pegunungan serta Kabupaten Jayawijaya dalam proses penanganan jenazah dan pemulangan ke kampung halaman.
Konteks penembakan di Jayawijaya
Wili Mbuik adalah salah satu dari tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang tewas dalam penembakan di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Rabu, 9 September 2026.
Sejumlah media nasional memberitakan penembakan tersebut dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata terhadap rombongan ASN yang sedang menjalankan tugas menyalurkan bantuan atau melaksanakan kegiatan pertanian di wilayah Muliama.
Menurut laporan berbagai media, Wili Mbuik sempat dievakuasi ke RSUD Wamena dalam kondisi luka tembak di bagian pinggang atau rusuk, lalu dinyatakan meninggal dunia dalam perawatan sebelum jenazah dipulangkan ke Nusa Tenggara Timur.
Setelah penanganan di Wamena dan Kupang, jenazah Wili Mbuik dipulangkan ke Rote Ndao dan pada Jumat, 11 September 2026, tiba di Pelabuhan Pantai Baru untuk kemudian diantar ke rumah duka di Busalangga dengan pendampingan pemerintah daerah dan kepolisian.
Sumber
Berita berikutnya

Kepesertaan JKN Lembata 101,83 Persen, Keaktifan 92,70 Persen
BPJS Kesehatan melaporkan cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Lembata hingga Agustus 2026 mencapai 101,83 persen dengan tingkat keaktifan sekitar 92,…
Baca juga



