NTT Hari Ini

Jumat, 23 Oktober 2026

1.340 CPNS Pemprov NTT Belum Diangkat, Target Paling Lambat April 2027

Sebanyak 1.340 CPNS Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur belum diangkat menjadi PNS. Pemprov menargetkan pengangkatan paling lambat April 2027 dan membuka kemungkinan percepatan ke Desember 2026.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tangan memegang tumpukan lembaran kertas putih kosong di atas meja kayu dekat map berkas.
Ilustrasi: Tangan memegang tumpukan lembaran kertas putih kosong di atas meja kayu dekat map berkas. · Foto: Anete Lusina / Pexels

Kupang — Sebanyak 1.340 CPNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur belum diangkat menjadi PNS hingga 20 Oktober 2026. Mereka mempertanyakan perbedaan perlakuan setelah 40 CPNS dari angkatan yang sama lebih dulu diangkat menjadi PNS.

Mengapa ini penting: Sebanyak 1.340 CPNS Pemprov NTT masih menunggu pemberkasan dan Latsar, dengan target pengangkatan paling lambat April 2027 atau lebih cepat pada Desember 2026.

Keluhan itu disampaikan perwakilan CPNS dalam rapat dialog daring yang dipimpin Kepala Badan Kepegawaian Daerah NTT Kanisius Mau pada Selasa, 20 Oktober 2026. Para CPNS mempertanyakan kepastian pemberkasan, pelaksanaan Pelatihan Dasar atau Latsar, serta waktu pengangkatan.

Menurut laporan RRI, Pemerintah Provinsi NTT akan mempercepat pemberkasan administrasi dan pelaksanaan Latsar bagi 1.340 CPNS tersebut. Pemerintah daerah menargetkan pengangkatan paling lambat April 2027 sesuai terhitung mulai tanggal atau TMT.

Pengangkatan dapat dimajukan ke Desember 2026 apabila seluruh persyaratan selesai lebih cepat, kata Kanisius dalam keterangan yang dikutip RRI. Ia meminta CPNS memperoleh informasi dari BKD untuk mencegah kesalahpahaman.

Perbedaan waktu pengangkatan itu sebelumnya memicu pertanyaan dari CPNS. Mereka menilai keterlambatan pemberkasan dan Latsar dapat memengaruhi kepastian status kepegawaian serta hak yang diterima.

Tahapan pengangkatan

BKD NTT menjelaskan bahwa pengangkatan CPNS menjadi PNS harus melalui tahapan administrasi dan Latsar sesuai ketentuan. Pemerintah provinsi belum menyatakan bahwa perbedaan waktu pengangkatan tersebut merupakan diskriminasi.

Data BKD yang dikutip RRI menyebut 1.340 CPNS masih menunggu proses pemberkasan dan Latsar, sedangkan 40 CPNS dari angkatan yang sama telah diangkat menjadi PNS. Pemerintah provinsi menempatkan percepatan dua tahapan itu sebagai langkah berikutnya.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Headline NTT

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.