45 Mahasiswa Sumba Terima Beasiswa KIP Kuliah ke Universitas Sunan Gresik
Sebanyak 45 mahasiswa dan mahasiswi asal empat kabupaten di Pulau Sumba menerima beasiswa KIP Kuliah yang difasilitasi anggota DPR RI Usman Husein.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Waingapu — Sebanyak 45 mahasiswa dan mahasiswi asal Pulau Sumba menerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang difasilitasi anggota DPR RI Usman Husein. Menurut laporan RRI Kupang, penyerahan fasilitasi beasiswa berlangsung pada Sabtu, 5 September 2026 di Sekretariat Usman Husein di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, sebelum para penerima melanjutkan pendidikan di Universitas Sunan Gresik.
Ke-45 penerima beasiswa berasal dari empat kabupaten di Pulau Sumba, yakni Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Sumba Timur. Mereka akan menempuh pendidikan di Universitas Sunan Gresik sesuai program studi dan jenjang pendidikan yang mereka pilih.
Menurut pemberitaan RRI, fasilitasi beasiswa KIP Kuliah ini ditujukan untuk membantu calon mahasiswa dari wilayah dengan keterbatasan ekonomi agar dapat mengakses pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya. Beasiswa KIP Kuliah sendiri merupakan program bantuan pendidikan dari pemerintah yang mencakup biaya pendidikan dan biaya hidup bagi mahasiswa terpilih, sebagaimana diatur dalam petunjuk teknis KIP Kuliah.
Pertemuan di Waingapu
Laporan RRI menyebut para penerima beasiswa terlebih dahulu berkumpul di Sekretariat Usman Husein di Waingapu. Pertemuan ini menjadi ajang koordinasi awal sebelum keberangkatan ke Gresik dan sekaligus sarana pendampingan bagi mahasiswa penerima beasiswa.
Dalam pemberitaan yang sama, fasilitasi beasiswa oleh Usman Husein dipaparkan sebagai bagian dari upaya membuka akses pendidikan tinggi bagi anak muda Sumba. Para mahasiswa diharapkan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyelesaikan studi dan kelak kembali berkontribusi bagi pembangunan daerah asal.
KIP Kuliah dan Universitas Sunan Gresik
KIP Kuliah merupakan skema bantuan pendidikan tinggi yang menyalurkan biaya pendidikan langsung kepada perguruan tinggi dan biaya hidup kepada mahasiswa penerima, sesuai ketentuan pemerintah. Program ini menyasar lulusan sekolah menengah dari keluarga berpenghasilan rendah yang lolos seleksi masuk perguruan tinggi.
Universitas Sunan Gresik, sebagai perguruan tinggi tujuan bagi 45 mahasiswa asal Sumba tersebut, menjalankan mekanisme pelaporan dan penyaluran bantuan KIP Kuliah bagi mahasiswanya. Panduan pelaporan KIP Kuliah di universitas ini menjelaskan bahwa bantuan mencakup biaya pendidikan dan biaya hidup sesuai kebijakan pemerintah.
Melalui skema tersebut, mahasiswa penerima diharapkan dapat mengikuti perkuliahan tanpa terbebani biaya dasar pendidikan. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama studi di Universitas Sunan Gresik diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung keluarga, masyarakat, dan daerah asal di Pulau Sumba.
Dampak bagi Mahasiswa Sumba
Dalam konteks wilayah 3T, KIP Kuliah menjadi salah satu jalur penting bagi perluasan akses pendidikan tinggi. Fasilitasi bagi 45 mahasiswa asal Sumba ini menempatkan mereka dalam jaringan penerima KIP Kuliah dari wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal.
Bagi keluarga para mahasiswa, bantuan pendidikan di tingkat perguruan tinggi diharapkan mengurangi tekanan biaya selama masa studi. Menurut keterangan dalam pedoman KIP Kuliah, biaya pendidikan dan biaya hidup yang disediakan pemerintah dimaksudkan agar mahasiswa dari keluarga berpenghasilan rendah dapat fokus pada proses belajar.
RRI mencatat bahwa kesempatan ini diharapkan mendorong lebih banyak anak muda Sumba untuk menempuh pendidikan tinggi. Keberangkatan 45 mahasiswa ke Universitas Sunan Gresik dengan dukungan KIP Kuliah menjadi salah satu contoh pemanfaatan program pemerintah untuk peningkatan akses pendidikan bagi warga Nusa Tenggara Timur.
Sumber
Berita berikutnya

Pemkab Sumba Barat Daya Evaluasi Posyandu GEBRAK di 12 Desa
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya mengevaluasi hasil monitoring Posyandu GEBRAK yang dilaksanakan pada Juli 2026 di 12 desa.
Baca juga




