Data Kemiskinan Nasional Timor-Leste Terbaru Masih Tahun 2014
Bank Dunia dan lembaga internasional mencatat bahwa data resmi kemiskinan Timor-Leste pada garis kemiskinan nasional yang tersedia masih berhenti pada survei tahun 2014, dengan sekitar 41,8 persen penduduk hidup di bawah garis kemiskinan…
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 4 menit baca
Dili — Bank Dunia telah mempublikasikan data rasio penduduk miskin Timor-Leste berdasarkan garis kemiskinan nasional, dengan tahun observasi terbaru 2014 dan nilai 41,8 persen penduduk hidup di bawah garis kemiskinan nasional pada tahun tersebut menurut laporan ekonomi lembaga itu dan ringkasan data Perserikatan Bangsa-Bangsa Kawasan Asia-Pasifik.
Informasi itu tercantum dalam indikator Poverty headcount ratio at national poverty lines (% of population) untuk Timor-Leste pada basis data Bank Dunia dan diringkas kembali dalam laporan ekonomi Timor-Leste yang memuat indikator utama kemiskinan nasional.
Indikator tersebut mengukur bagian penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan yang ditetapkan secara resmi sebagai garis kemiskinan nasional Timor-Leste. Menurut penjelasan Bank Dunia, data kemiskinan nasional dihimpun dari survei rumah tangga yang dikelola pemerintah dan diolah dengan metodologi garis kemiskinan nasional masing-masing negara atau oleh staf Bank Dunia.
Dengan demikian, angka pada indikator ini dibaca sebagai ukuran kemiskinan dalam kerangka garis kemiskinan nasional Timor-Leste. Angka 41,8 persen pada 2014 merujuk pada proporsi penduduk yang pengeluaran atau pendapatannya berada di bawah garis kemiskinan nasional pada tahun survei tersebut.
Angka terbaru dan keterbatasan pembaruan
Laporan ekonomi Timor-Leste yang diterbitkan Bank Dunia menyebut bahwa tingkat kemiskinan nasional turun dari 50,4 persen pada 2007 menjadi 41,8 persen pada 2014, berdasarkan Survei Standar Hidup Timor-Leste terakhir yang digunakan dalam analisis itu.
Dokumen yang sama menegaskan bahwa data kemiskinan dan ketimpangan yang digunakan adalah untuk tahun 2014, dan bahwa dampak perkembangan setelahnya sulit dinilai karena ketiadaan data kemiskinan yang diperbarui.
Ringkasan indikator kemiskinan nasional Timor-Leste yang diterbitkan lembaga penelitian kemiskinan multidimensi Universitas Oxford juga menggunakan estimasi World Bank 2014 sebagai ukuran terbaru untuk garis kemiskinan nasional, dan menempatkan angka 2014 tersebut sebagai rujukan bagi perbandingan dengan garis kemiskinan internasional.
Dengan merujuk pada sumber-sumber ini, tahun observasi terbaru untuk rasio penduduk miskin Timor-Leste pada garis kemiskinan nasional adalah 2014, dengan nilai sekitar 41,8 persen penduduk.
Membaca indikator garis kemiskinan nasional
Garis kemiskinan nasional bersifat spesifik negara. Garis ini ditetapkan berdasarkan pola konsumsi, harga, dan standar minimum yang dirumuskan pemerintah atau lembaga resmi di Timor-Leste, lalu digunakan untuk mengelompokkan penduduk menurut status miskin.
Karena spesifik negara, perbandingan langsung angka kemiskinan nasional antara Timor-Leste dan negara lain berisiko menyesatkan bila pembaca tidak memeriksa cara garis kemiskinan ditetapkan serta tahun pengukurannya. Bank Dunia dalam catatan teknis mengenai pengukuran kemiskinan di Timor-Leste menegaskan bahwa garis kemiskinan nasional Timor-Leste dalam paritas daya beli 2021 sangat dekat dengan garis kemiskinan internasional US$3,00 per orang per hari.
Ukuran kemiskinan berbasis garis internasional, seperti US$3,00 atau US$4,20 per hari dalam paritas daya beli 2021, merupakan kerangka berbeda dari garis kemiskinan nasional. Perbedaan garis dan metodologi dapat menghasilkan angka yang tidak setara, meskipun sama-sama disajikan sebagai persentase penduduk miskin.
Untuk menilai perubahan kemiskinan dari waktu ke waktu di Timor-Leste, pembaca perlu memperhatikan bahwa angka nasional yang tersedia masih berhenti pada 2014 dan bahwa lembaga-lembaga internasional menyebut tidak tersedianya survei terbaru yang dapat memperbarui estimasi tersebut.
Konteks Pulau Timor dan indikator lain
Data kemiskinan Timor-Leste di basis data Bank Dunia merupakan bagian dari Poverty and Inequality Platform, yang menggabungkan indikator garis kemiskinan nasional, garis kemiskinan internasional, dan kemiskinan multidimensi.
Selain rasio penduduk miskin pada garis kemiskinan nasional, Bank Dunia juga menyediakan indikator rasio penduduk miskin Timor-Leste yang hidup di bawah garis US$3,00 per hari (paritas daya beli 2021) dan garis US$4,20 per hari, dengan estimasi berbasis data 2014 yang diperbarui dalam laporan kemiskinan global 2025.
Lembaga Oxford Poverty and Human Development Initiative menyajikan indikator kemiskinan multidimensi Timor-Leste dan membandingkannya dengan ukuran kemiskinan moneter Bank Dunia, termasuk garis kemiskinan nasional 2014.
Untuk membandingkan kondisi kesejahteraan di Pulau Timor secara keseluruhan, pembaca perlu memastikan bahwa sumber, tahun data, dan definisi indikatornya sebanding. Angka kemiskinan nasional Timor-Leste tahun 2014 tidak dapat langsung disejajarkan dengan angka kemiskinan nasional negara lain tanpa penyesuaian garis kemiskinan dan waktu pengamatan.
Sumber
- World Bank Open Data – Poverty headcount ratio at national poverty lines (% of population) – Timor-Leste (SI.POV.NAHC)
- UNESCAP – Measuring poverty in Timor-Leste: using census data to develop a multidimensional poverty index
- Oxford Poverty and Human Development Initiative – Country Briefing Timor-Leste 2023/2024
Berita berikutnya

DKP NTT Jalankan Program LAUTRA untuk UMKM Pesisir
DKP NTT menjalankan Program Lautan Sejahtera atau LAUTRA untuk UMKM pesisir. Program ini disebut sebagai kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Pe…

