Mengapa Kemiskinan NTT Turun, tetapi Kesenjangan Desa-Kota Tetap Lebar?
Kemiskinan NTT turun menjadi 17,50 persen pada September 2025. Namun angka perdesaan masih 21,48 persen, hampir tiga kali angka perkotaan yang 6,96 pe…

Topik
Kemiskinan NTT turun menjadi 17,50 persen pada September 2025. Namun angka perdesaan masih 21,48 persen, hampir tiga kali angka perkotaan yang 6,96 pe…

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao membahas Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah 2026–2029 pada 21 Oktober 2026 dengan melibatkan 16 perangkat daerah…

Pemkab Rote Ndao membahas RPKD 2026–2029 di Bapperida pada 21 Oktober 2026 bersama 16 perangkat daerah. Empat pilar menjadi kerangka penanggulangan ke…

Kemiskinan NTT turun menjadi 18,60 persen pada Maret 2025. Apa arti angka itu, seberapa besar perubahannya, dan bagaimana pemerintah provinsi mengalok…

Dinas Sosial Nusa Tenggara Timur memperkuat pemutakhiran, verifikasi, dan validasi data penerima bantuan sosial melalui aplikasi SIKS-NG dan pengeceka…

Badan Pusat Statistik NTT mencatat penduduk miskin pada Maret 2026 sekitar 1,04 juta jiwa atau 17,52 persen. Angka ini naik tipis dibandingkan Septemb…
Pemerintah Provinsi NTT melaporkan ekonomi tumbuh 5,01 persen pada triwulan II 2026 dan investasi mencapai Rp2,63 triliun. Data kemiskinan Maret 2026…
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyiapkan bantuan beras dan strategi tiga tahap penguatan pertanian di Alor, NTT, melalui pengembangan jagung,…
BPS mencatat persentase penduduk miskin NTT pada Maret 2026 sebesar 17,52 persen atau sekitar 1,04 juta jiwa. Jumlah penduduk miskin naik 5,95 ribu or…
BPS mencatat persentase penduduk miskin di Sumba Timur turun dari 27,04 persen pada 2024 menjadi 25,64 persen pada 2025. Namun lebih dari 70 ribu pend…