NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

Expo UMKM Rote Ndao Raup Transaksi Rp2,5 Miliar

Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Rote Ndao pada 1–31 Agustus 2026 di Lapangan Christian Nehemia Dillak, Ba’a, mencatat sekitar 31.360 pengunjung, transaksi UMKM sekitar Rp2,5 miliar, dan retribusi parkir Rp28,816 juta menurut laporan…

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 4 menit baca

Ba’aPameran Pembangunan dan Expo UMKM Kabupaten Rote Ndao yang digelar pada 1–31 Agustus 2026 di Lapangan Sepak Bola Christian Nehemia Dillak, Ba’a, mencatat sekitar 31.360 pengunjung selama satu bulan pelaksanaan, menurut laporan panitia yang disiarkan RRI Kupang dan disampaikan juga dalam keterangan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Rote Ndao. Pemerintah daerah menggabungkan pameran pembangunan dengan expo usaha mikro, kecil, dan menengah untuk mempromosikan produk unggulan dan kuliner lokal.

Menurut pemberitaan RRI Kupang, expo dan pameran pembangunan berlangsung setiap hari sepanjang bulan Agustus dan menjadi pusat berbagai kegiatan budaya, hiburan rakyat, dan lomba yang diikuti perwakilan desa dan kelurahan. Arena kegiatan dipusatkan di Lapangan Christian Nehemia Dillak, Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain.

Peserta dan transaksi UMKM

RRI melaporkan, panitia mencatat 263 peserta terlibat dalam Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Rote Ndao. Peserta tersebut terdiri atas perangkat daerah, instansi vertikal, badan usaha milik negara dan daerah, serta pelaku UMKM dari berbagai sektor. Dari jumlah itu, 205 peserta tercatat sebagai pelaku UMKM.

Berdasarkan pendataan sementara panitia, nilai transaksi pelaku UMKM selama expo diperkirakan mencapai sekitar Rp2,5 miliar. Laporan itu menegaskan bahwa angka Rp2,5 miliar merupakan hasil transaksi para pelaku usaha selama kegiatan berlangsung, bukan penerimaan langsung pemerintah daerah.

Ketua Panitia Expo UMKM Rote Ndao, Petson Hangge, dalam wawancara yang dikutip RRI mengatakan kegiatan ini tidak semata-mata berfokus pada besaran transaksi. Menurut dia, expo dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi daerah, memperluas jejaring usaha, dan membuka peluang pemasaran bagi produk UMKM Kabupaten Rote Ndao.

Retribusi parkir selama kegiatan

Selain transaksi pelaku usaha, panitia melaporkan penerimaan dari retribusi parkir selama Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Rote Ndao. Menurut RRI Kupang, pengelolaan parkir di area lapangan dan sekitarnya menghasilkan penerimaan retribusi sebesar Rp28.816.000, atau sekitar Rp28,8 juta.

Dalam laporan tersebut dijelaskan, retribusi parkir dikelola sebagai salah satu sumber pendapatan dari pelaksanaan kegiatan sepanjang bulan Agustus. Angka ini dicatat terpisah dari nilai transaksi UMKM dan menjadi bagian dari kontribusi expo terhadap penerimaan daerah.

Perbedaan kedua angka itu penting dalam membaca dampak ekonomi expo. Nilai sekitar Rp2,5 miliar menggambarkan total transaksi UMKM yang dihimpun panitia selama kegiatan, sedangkan Rp28,816 juta menunjuk pada penerimaan retribusi parkir yang masuk ke kas pemerintah daerah melalui pengelolaan parkir selama acara.

Dampak dan harapan setelah expo

Ketua panitia menyatakan, tingginya jumlah pengunjung memberi ruang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk kepada masyarakat dari berbagai kecamatan di Rote Ndao. Menurut pemberitaan RRI, panitia berharap expo yang berlangsung sebulan penuh dapat menjadi momentum promosi berkelanjutan bagi produk lokal.

Dalam penutupan expo yang diberitakan RRI, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mendorong generasi muda memanfaatkan kegiatan serupa untuk mengembangkan usaha dan kreativitas. Pemerintah daerah berharap capaian transaksi dan kunjungan pada expo 2026 menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan expo berikutnya.

Informasi yang tersedia dari laporan panitia dan keterangan pemerintah daerah menunjukkan skala kunjungan, jumlah peserta, nilai transaksi sementara, dan penerimaan retribusi parkir selama Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Rote Ndao 2026.

Konteks penyelenggaraan

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menetapkan Agustus 2026 sebagai bulan peringatan HUT ke-81 RI dengan tema “Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”. Dalam rangkaian itu, pemerintah menyelenggarakan pameran pembangunan, expo UMKM, karnaval pembangunan, lomba budaya, dan panggung hiburan rakyat yang terjadwalkan sepanjang 1–31 Agustus 2026.

Menurut keterangan pemerintah daerah, seluruh kegiatan terpusat di Lapangan Christian Nehemia Dillak, Ba’a, dan melibatkan UPTD dari kecamatan se-kabupaten, desa dan kelurahan, pelaku UMKM, serta berbagai pemangku kepentingan lokal.

Sumber

Berita berikutnya

Penjualan Beras Kupang Emas Tembus 128 Ton

Penjualan beras lokal Kupang Emas yang diproduksi CV SPM dilaporkan mencapai sekitar 128 ton dalam beberapa bulan terakhir, melampaui target awal 60–8…

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.