Konser Wizz Baker di Parapuar Labuan Bajo Galang Donasi Korban Gempa Flores
Penyanyi Wizz Baker tampil dalam Picnic Over the Hill of Parapuar (POTHP) Volume 5 di Natas Parapuar, Labuan Bajo, Sabtu malam 19 September 2026.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores — Penyanyi asal Indonesia Timur, Wizz Baker, tampil sebagai bintang tamu utama dalam ajang Picnic Over the Hill of Parapuar (POTHP) Volume 5 di kawasan wisata alam berbukit Natas Parapuar, Labuan Bajo, pada Sabtu malam, 19 September 2026. Penampilannya dikemas sebagai konser musik di ruang terbuka untuk mendorong kembali kunjungan wisatawan pascagempa Flores.
Menurut laporan Radio Republik Indonesia (RRI) Ende, kegiatan POTHP Vol. 5 di Parapuar Labuan Bajo menggabungkan hiburan musik dengan aksi solidaritas bagi warga terdampak gempa bumi di Flores. RRI menyebut Wizz Baker menyumbangkan sebagian honornya dari penampilan di Parapuar, dan bersama pihak penyelenggara menghimpun donasi sekitar Rp20 juta untuk disalurkan kepada korban gempa.
Kepala Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Andhy Marpaung, sebelumnya menjelaskan bahwa 50 persen honor Wizz Baker sebagai penampil dalam Picnic Over the Hill akan didonasikan untuk korban gempa, dengan penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis saat Wizz Baker membawakan lagu ketiga.
Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores sebagai penyelenggara menjelaskan bahwa POTHP Vol. 5 dirancang sebagai ruang rekreasi dan hiburan di destinasi Parapuar, sekaligus menjadi momentum menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang terdampak gempa Flores. Pengunjung diberi kesempatan berkontribusi melalui pembelian kaus edisi khusus yang ditandatangani langsung oleh Wizz Baker, dan hasil penjualan kaus itu dialokasikan untuk donasi korban gempa. BPOLBF menempatkan rangkaian Picnic Over the Hill sebagai bagian dari upaya pemulihan pariwisata Labuan Bajo setelah guncangan gempa yang memengaruhi aktivitas wisata di kawasan tersebut.
Suasana konser di Natas Parapuar digambarkan media lokal sebagai bagian dari bangkitnya kembali aktivitas wisata di Labuan Bajo. Menurut Pos Kupang, hingga sekitar pukul 18.00 Wita, sebanyak 187 tiket telah terjual, dengan harga tiket umum Rp60 ribu dan tiket pelajar Rp30 ribu. Penyelenggara menargetkan kegiatan seperti POTHP Vol. 5 dapat menarik wisatawan dan warga lokal untuk menikmati panorama perbukitan Parapuar, sekaligus memperkenalkan kawasan ini sebagai destinasi wisata alam baru di Labuan Bajo.
Dalam penampilannya di Parapuar, Wizz Baker membawakan sejumlah lagu yang dibawanya sebagai bagian dari pesan kepedulian terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur yang terdampak gempa, antara lain "Rindu Rumah" dan "Hilang". Di sela-sela penampilan, ia mengajak penonton mendoakan warga yang terdampak dan menyampaikan bahwa sebagian penghasilannya malam itu diberikan sebagai sumbangan untuk korban gempa di NTT. Aksi tersebut, menurut RRI, menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Picnic Over the Hill yang digelar BPOLBF untuk menggabungkan promosi pariwisata Labuan Bajo dengan solidaritas bencana.
BPOLBF menyatakan bahwa bantuan dari POTHP Vol. 5 akan disalurkan melalui Keuskupan Labuan Bajo kepada masyarakat terdampak gempa di wilayah pelayanan keuskupan tersebut. Dengan skema itu, pihak otorita berharap dukungan yang terkumpul dari konser Wizz Baker di Parapuar dapat menjangkau warga di beberapa titik terdampak gempa di Flores, sejalan dengan misi menjadikan pariwisata Labuan Bajo dan Flores sebagai kegiatan yang berpihak pada masyarakat lokal.
Sumber
Berita berikutnya

FEB Undana Latih 30 UMKM Pariwisata di Labuan Bajo
FEB Undana melatih 30 UMKM pariwisata di Labuan Bajo bersama Universiti Kebangsaan Malaysia dan mitra dari India. Program menekankan ekonomi hijau dan…
Baca juga




