Lembata Catat 27.311 Kunjungan Wisatawan pada Semester I 2026
Pemkab Lembata mencatat 193 wisatawan mancanegara, 1.998 wisatawan domestik, dan 25.120 kunjungan lokal sepanjang Januari–Juni 2026. Festival Lamaholot digelar pada 1–4 Juli 2026 sebagai bagian promosi.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 1 menit baca
Kupang — Pemerintah Kabupaten Lembata mencatat 27.311 kunjungan wisatawan sepanjang Januari hingga Juni 2026. Data itu terdiri atas 193 wisatawan mancanegara, 1.998 wisatawan domestik, dan 25.120 kunjungan lokal.
Angka tersebut menggambarkan kenaikan pada dua kelompok utama. Kunjungan mancanegara naik dari 44 menjadi 193 orang, sedangkan kunjungan lokal bertambah dari 20.257 menjadi 25.120.
Di sisi lain, wisatawan domestik justru turun. Pada semester I 2025 jumlahnya 2.549 orang, lalu menjadi 1.998 orang pada semester I 2026.
Data ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Lembata Yakobus Andreas Wuwur kepada media pada 27 Juli 2026. Pada periode yang sama, pemerintah daerah menyebut Festival Lamaholot digelar pada 1–4 Juli 2026 di Lembata.
Rincian kunjungan
- Total kunjungan Januari–Juni 2026: 27.311
- Wisatawan mancanegara: 193
- Wisatawan domestik: 1.998
- Kunjungan lokal: 25.120
Festival Lamaholot 2026 juga tercantum dalam kalender event resmi Kementerian Pariwisata sebagai agenda yang berlangsung di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, pada 1–4 Juli 2026. Pemerintah daerah sebelumnya menyebut kegiatan itu sebagai bagian dari promosi budaya dan pariwisata Lembata.
Dalam pemberitaan dan keterangan resmi daerah, promosi destinasi Lembata diarahkan melalui kolaborasi dengan unsur pemerintah, komunitas, dan pelaku perjalanan wisata. Kenaikan kunjungan mancanegara dikaitkan dengan kerja sama pemasaran paket wisata, sementara kunjungan lokal tetap menjadi penyumbang terbesar.
Sumber
Berita berikutnya

Festival Fulan Fehan IV Libatkan Ribuan Penari Muda Belu
Festival Fulan Fehan IV di Belu, Nusa Tenggara Timur, melibatkan ribuan penari muda dalam rangkaian atraksi adat, parade tenun, dan tari Likurai kolos…
Baca juga


