NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

Melki Sebut KKP Siapkan Rp10 Triliun untuk Program Kelautan NTT

Gubernur NTT Melki Laka Lena menyebut KKP menyiapkan sekitar Rp10 triliun untuk program kelautan dan perikanan di NTT, mencakup garam, kampung nelayan, budidaya, dan konservasi.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Beautiful view ,clear sky , peaceful place Ternate Island - Alor - East Nusa Tenggara.
Foto arsip: Beautiful view ,clear sky , peaceful place Ternate Island - Alor - East Nusa Tenggara. · Foto: Sims8899 / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Kupang — Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena menyebut Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan sekitar Rp10 triliun untuk program kelautan dan perikanan di NTT. Pernyataan itu ia sampaikan seusai bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di Jakarta pada 25 Februari 2026.

Melki mengatakan dana itu mencakup program yang sedang berjalan dan yang direncanakan. Ia menyebut sedikitnya empat bidang utama: industri garam, kampung nelayan, budidaya perikanan, dan konservasi laut.

Dalam penjelasannya, Melki menyebut pembangunan industri garam akan dipusatkan di Rote Ndao, Sabu Raijua, Kabupaten Kupang, dan Timor Tengah Utara. Ia juga menyebut pengembangan kampung nelayan merah putih di sejumlah wilayah NTT.

Fokus program

Melki menambahkan pemerintah pusat juga mendorong budidaya perikanan skala besar dan pengembangan industri udang vaname di Sumba Timur. Selain itu, ada rencana penguatan perikanan tangkap, budidaya benur, pengembangan rumput laut, dan konservasi di Laut Sawu.

Sementara itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan pada 25 Februari 2026 menyatakan NTT akan dijadikan sentra swasembada garam nasional. Menteri Sakti Wahyu Trenggono mengatakan pembangunan garam di provinsi itu diarahkan untuk menghentikan impor garam pada akhir 2027.

Di Rote Ndao, kementerian juga menawarkan kawasan sentra industri garam nasional seluas 10.673,15 hektare kepada investor swasta. Program garam ini menjadi salah satu proyek utama yang dikaitkan dengan agenda kelautan di NTT.

Dalam pemberitaan terpisah, RRI Kupang melaporkan kunjungan kerja Trenggono ke NTT pada hari yang sama, termasuk peninjauan potensi kelautan dan perikanan di Kabupaten Kupang serta penguatan program Kampung Nelayan Merah Putih. Laporan itu juga menyebut rencana pembangunan Tempat Pelelangan Ikan Noelbaki.

Melki menyatakan dukungan KKP tersebut diarahkan untuk memperkuat sektor kelautan NTT dalam beberapa subsektor sekaligus. Namun, rincian pagu per program, jadwal pelaksanaan, dan pembagian anggaran per kabupaten tidak dijelaskan dalam keterangan yang disampaikan ke publik.

Sumber

Berita berikutnya

Penjualan Beras Kupang Emas Tembus 128 Ton

Penjualan beras lokal Kupang Emas yang diproduksi CV SPM dilaporkan mencapai sekitar 128 ton dalam beberapa bulan terakhir, melampaui target awal 60–8…

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.