NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

Sumba Tengah Rencanakan Perluasan Food Estate Menjadi 20.000 Hektare

Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah pada 22 Maret 2022 menyatakan rencana memperluas food estate dari 11.000 menjadi 20.000 hektare. Pemerintah daerah menyebut perluasan dibahas bersama Kementerian Pertanian.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 2 menit baca

Sumba Tengah — Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah pada 22 Maret 2022 menyatakan rencana memperluas kawasan food estate dari 11.000 menjadi 20.000 hektare. Bupati Sumba Tengah Paulus K. Limu menyebut perluasan itu dibahas bersama Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produksi pertanian petani setempat.

Dalam laporan yang sama, pemerintah daerah menyebut kawasan food estate Sumba Tengah yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada Februari 2021 memiliki luas 11.000 hektare. Dari luasan itu, 5.400 hektare ditanami padi dan 5.600 hektare digunakan untuk jagung serta palawija.

Paulus mengatakan Kementerian Pertanian sedang menyusun program perluasan kawasan tersebut dan menargetkan pelaksanaan berlangsung sampai 2024.

Luasan dan komoditas

Pemerintah daerah menyebut produktivitas lahan di kawasan itu mencapai sekitar 6 ton per hektare untuk padi. Untuk jagung, hasil panen dilaporkan berada pada kisaran 9–10 ton per hektare.

Rencana perluasan ke 20.000 hektare itu muncul di tengah pengembangan food estate yang difokuskan pada komoditas padi dan jagung. Pada saat pernyataan disampaikan, pemerintah daerah juga melaporkan petani telah memanen jagung dan menyiapkan lahan untuk penanaman padi serta palawija.

Peresmian kawasan food estate Sumba Tengah pada Februari 2021 menjadi dasar pengembangan berikutnya. Sumber yang menautkan informasi pemerintah daerah pada saat itu menggambarkan kawasan awal seluas 11.000 hektare sebagai gabungan lahan padi, jagung, dan palawija.

Konteks program

Rencana perluasan ini menunjukkan kelanjutan program food estate di Sumba Tengah yang diklaim pemerintah daerah sebagai bagian dari peningkatan produksi pangan. Dalam keterangan yang beredar pada 2022, pemerintah kabupaten menempatkan target perluasan itu dalam kerangka program hingga 2024.

Hingga berita ini disusun, sumber yang ditemukan hanya menguatkan adanya pengumuman rencana perluasan pada 22 Maret 2022 beserta luasan awal dan komoditas yang disebut pemerintah daerah. Informasi rinci tentang lokasi tambahan, tahapan pembukaan lahan, dan realisasi perluasan tidak ditemukan dalam sumber yang digunakan untuk verifikasi ini.

Catatan: karena sumber yang berhasil diverifikasi berasal dari dua organisasi yang berbeda namun memuat informasi yang sama, naskah ini disusun sebagai laporan atas pengumuman rencana, bukan sebagai laporan realisasi perluasan.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.