NTT Hari Ini

Senin, 21 September 2026

TKD Sumba Tengah Rp324,38 Miliar per 31 Agustus 2026

Realisasi transfer ke daerah (TKD) Kabupaten Sumba Tengah mencapai Rp324,38 miliar atau 68,83 persen dari pagu 2026 per 31 Agustus.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Pemekaran Provinsi Nusa Tenggara Tengah dari Nusa Tenggara Timur Provinsi Flores Raya Provinsi Sumba Raya.
Foto arsip: Pemekaran Provinsi Nusa Tenggara Tengah dari Nusa Tenggara Timur Provinsi Flores Raya Provinsi Sumba Raya. · Foto: Berdzor / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Sumba Tengah — Realisasi transfer ke daerah (TKD) Kabupaten Sumba Tengah mencapai Rp324,38 miliar hingga 31 Agustus 2026, setara 68,83 persen dari pagu TKD Rp471,30 miliar menurut data Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan yang dikutip TribunBatam.id dan ditampilkan dalam tabel DJPK.

Dalam komposisi TKD, komponen terbesar adalah Dana Alokasi Umum (DAU) dengan realisasi Rp259,88 miliar dari pagu Rp360,06 miliar atau 72,18 persen.

Rincian utama realisasi TKD Sumba Tengah per 31 Agustus 2026 sebagai berikut, berdasarkan tabel DJPK yang dipublikasikan dan dikutip TribunBatam.id:

  • Dana Bagi Hasil (DBH): Rp1,99 miliar dari pagu Rp2,42 miliar atau 82,42 persen.
  • Dana Alokasi Umum: Rp259,88 miliar dari pagu Rp360,06 miliar atau 72,18 persen.
  • Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik: Rp8,86 miliar dari pagu Rp15,30 miliar atau 57,89 persen.
  • Dana Alokasi Khusus nonfisik: Rp53,65 miliar dari pagu Rp93,53 miliar atau 57,36 persen.

Rincian Dana Alokasi Umum dan DAK

Pada kelompok DAU, data DJPK yang dimuat TribunBatam.id menunjukkan pos DAU umum mencatat realisasi Rp256,42 miliar dari pagu Rp350,17 miliar atau 73,23 persen.

Di luar DAU umum, DJPK merinci DAU bidang kesehatan dan pendidikan sebagai pos tersendiri. Menurut TribunBatam.id, DAU bidang kesehatan terealisasi Rp1,89 miliar dan DAU bidang pendidikan Rp1,57 miliar, masing-masing sekitar 35 persen dari pagu.

Untuk DAK nonfisik, realisasi terbesar secara nominal berasal dari bantuan operasional sekolah (BOS). Tabel DJPK yang dikutip TribunBatam.id mencatat BOS sebesar Rp13,91 miliar dari pagu Rp15,11 miliar atau 92,03 persen.

Bantuan operasional kesehatan tercatat dengan realisasi Rp10,83 miliar dari pagu Rp19,84 miliar atau 54,58 persen.

Pada pos tunjangan, data DJPK menunjukkan dana tunjangan profesi guru ASN daerah mencapai Rp20,54 miliar dari pagu Rp45,65 miliar atau 45 persen, sedangkan tunjangan khusus guru ASN daerah terealisasi Rp5,32 miliar dari pagu Rp8,73 miliar atau 60,99 persen.

Dalam kelompok DBH, TribunBatam.id merujuk rincian DJPK bahwa total DBH Rp1,99 miliar antara lain terdiri atas DBH Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 sebesar Rp1,16 miliar dan DBH Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagian daerah untuk kabupaten/kota sebesar Rp0,38 miliar.

Dana Desa dan Total TKDD

Dalam tabel DJPK, Dana Desa dicatat tersendiri terpisah dari TKD. Hingga 31 Agustus 2026, data yang dikutip TribunBatam.id menunjukkan realisasi Dana Desa Kabupaten Sumba Tengah mencapai Rp20,47 miliar dari pagu Rp23,56 miliar atau 86,86 persen.

Jika Dana Desa dimasukkan, tabel DJPK mencatat total transfer ke daerah dan desa (TKDD) untuk Sumba Tengah sebesar Rp344,85 miliar dari pagu Rp494,87 miliar atau 69,68 persen.

Perbedaan antara angka TKD Rp324,38 miliar dan TKDD Rp344,85 miliar berasal dari pencatatan Dana Desa sebagai pos tersendiri di luar kelompok TKD.

Pola Realisasi dan Konteks Nasional

Data DJPK yang dirangkum TribunBatam.id menunjukkan sejumlah pos TKD Sumba Tengah telah terealisasi di atas 80 persen per 31 Agustus 2026, terutama DBH dan Dana Desa.

Namun beberapa pos masih di bawah 60 persen, antara lain DAK fisik, DAK nonfisik, DAU bidang kesehatan, dan DAU bidang pendidikan, sehingga penyaluran sisa pagu masih bergantung pada proses penyaluran dan pemenuhan persyaratan teknis hingga akhir tahun anggaran.

Secara nasional, DJPK dan berbagai pemberitaan pada September 2026 mencatat penyaluran TKD sudah menembus ratusan triliun rupiah, dengan pemerintah pusat menekankan perlunya percepatan belanja daerah agar transfer tersebut mendukung layanan dasar dan pembangunan di daerah.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.